Ini Dia Penyakit Paling Berbahaya pada Sapi


Pertanianku — Jika mau ditelusuri tentang penyakit-penyakit pada sapi tentunya akan ditemukan banyak sekali jenis dan macam penyakit yang bisa menyerang ternak yang satu ini. Namun, ada penyakit paling berbahaya pada sapi yang perlu peternak waspadai, yakni penyakit antraks.

penyakit paling berbahaya pada sapi
Foto: Google Image

Penyakit ini sangat berbahaya dan mematikan, bisa menyerang ternak sapi dan juga bisa menular pada manusia. Penyakit antraks atau radang limpa merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Bacillius anthracis.

Bakteri ini dapat menular melalui kontak langsung, makanan atau minuman serta melalui pernapasan. Semua tingkatan umur sapi dapat terserang penyakit ini. Proses penularannya pun sangat cepat dan bisa menular pada manusia.

Gejala atau tanda-tanda sapi yang terserang antraks sebagai berikut.

  • Suhu badan sapi sangat tinggi sehingga sapi mengalami demam tinggi, badan lemah, dan gemetar.
  • Sapi mengalami ngos-ngosan alias susah bernapas dan tersengal-sengal karena ternak mengalami gangguan pernapasan yang parah.
  • Pembengkakan yang parah pada kelenjar dada, leher, alat kelamin, dan sekujur badan sapi badan penuh bisul.
  • Kadang-kadang keluar darah berwarna merah kehitaman melalui hidung, telinga, mulut, anus, dan vagina sapi.
  • Kotoran ternak cair dan sering bercampur darah.
  • Jika sapi yang mati karena antraks diotopsi, maka bagian limpa terlihat bengkak dan berwarna kehitaman.

Pencegahan yang dapat dilakukan peternak supaya sapi terhindar dari penyakit antraks sebagai berikut.

  • Menjaga kebersihan dan sanitasi kandang
  • Tidak memasukkan ternak sapi dari daerah-daerah yang masih belum bebas antrak
  • Pemberian vaksin antraks untuk sapi-sapi yang baru masuk kandang
  • Ternak yang divaksinasi dengan vaksin spora dengan dosis 1cc. vaksinasi ini dilakukan 6 bulan sekali atau menggunakan serum anti-antraks dengan dosis 50—100 cc per ekor.
Baca Juga:  Ketahui Kendala yang Bisa Terjadi dalam Beternak Bebek

Apabila sapi sudah terserang penyakit antraks, maka peternak harus segera memberi penanganan dengan cara berikut.

  • Ternak sapi disuntik dengan suntikan antibiotika procain pinicilin. Dosis yang digunakan, yaitu 6.000—10.000 cc/kg berat badan sapi.
  • Segera pisahkan sapi yang sakit di dalam kandang karantina.

Akan tetapi, apabila sapi mati karena terkena serangan penyakit ini, segera lakukan pembakaran. Pembakaran dimaksudkan untuk mencegah penularan penyakit pada ternak yang sehat. Setelah dibakar, sapi dikubur dalam lubang yang dalam karena bakteri antraks masih bisa hidup meskipun dibakar dan masih bisa menginfeksi sapi lain lainnya.

loading...
loading...