Ini Kata Mentan Soal Peluang Kopi Arabika


Pertanianku – Komoditas kopi arabika di Indonesia memang tidak bisa diragukan lagi kualitasnya. Bahkan, Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman menilai adanya peluang yang bagus dari komoditas tersebut. Meskipun menurutnya, negara penghasil kopi terbesar di dunia masih ditempati Brasil pada urutan pertama, Vietnam di posisi kedua, dan Kolumbia di posisi ketiga.

Walaupun posisi Indonesia yang masih di bawah Kolumbia, Amran berencana untuk mengejar ke posisi dua dengan dengan meningkatkan populasi kopi arabika. “Harga yang saat ini bagus itu kopi Indonesia jenis arabika. Robusta kita itu masih di bawah arabika,” kata Mentan Amran seperti melansir Republika (20/7).

Meskipun arabika memiliki harga yang bagus, Mentan mengakui produksi robusta cukup tinggi mencapai 90 persen dari total tanaman kopi yang dihasilkan di Indonesia. Untuk itu, ia berencana untuk meningkatkan populasi kopi arabika dan menargetkan robusta bisa turun sampai 50 persen.

Amran menjelaskan, populasi kopi arabika ditingkatkan dengan replanting dan menurunkan kopi robusta. “Kami akan anggarkan itu untuk meningkatkan populasi kopi arabika yang harganya bagus,” tambahnya lagi.

Tak hanya soal varietasnya saja, Mentan juga berencana dalam waktu dekat ini akan mengirim delegasi dari Indonesia ke Vietnam. Hal ini karena Vietnam masih menghasilkan produksi kopi yang sangat besar.

Mentan memastikan delegasi tersebut dikirim khusus untuk melihat bagaimana Vietnam memproduksi kopinya. “Produksi kopi Vietnam itu bisa mencapai 2,5 ton, 2,8 ton, bahkan sampai tiga ton per hektarenya,” tuturnya.

Baca Juga:  Terulang Lagi, Hiu Paus Terjerat Jaring Nelayang
loading...
loading...