Ini yang Harus Dilakukan Agar Tanaman Buah Naga Tumbuh Optimal dan Rajin Berbuah


Pertanianku – Tanaman buah naga termasuk tanaman semak merambat yang dapat hidup epifit dengan akar udara pada batang sulurnya. Daerah dengan ketinggian 10—700 m dpl dan suhu udara berkisar 26—36° C merupakan tempat tumbuh optimal bagi tanaman buah naga. Selain itu, tanaman buah naga menyukai kondisi kering dengan curah hujan rendah, yaitu 720 mm/tahun. Curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan pembusukan akar dan batang serta menghambat keluar bunga, bahkan bunga yang muncul menjadi gugur.

tips-menanam-buah-naga_3

Untuk mendapatkan pertumbuhan tanaman yang optimal dan rajin berbuah, tanaman perlu dirawat dengan intensif. Perawatan tanaman terkait dengan pengikatan, penyiraman, pemupukan, pemangkasan, serta pembesaran buah.

Pengikatan

Ikat batang buah naga pada tiang panjatan menggunakan tali atau kawat ketika tinggi tanaman telah bertambah hingga 30 cm. Pengikatan tidak boleh terlalu kencang agar cabang atau batang tidak terjepit atau patah.

Penyiraman

Siram tanaman buah naga dua kali sehari pada awal pertumbuhan dan satu kali sehari saat sudah cukup besar. Hal tersebut dilakukan jika pot tidak terkena air hujan. Jika tanaman sudah dewasa, lakukan penyiraman seminggu sekali atau sesuai kondisi media tanam. Saat tanaman berbunga dan berbuah, penyiraman cukup dua minggu sekali.

 

Pemupukan

1) Pupuk dasar diberikan saat penanaman berupa NPK dengan dosis 20 g per tanaman dan pupuk organik sebanyak 125 g per tanaman.

2) Pupuk lanjutan dilakukan saat tanaman berumur 1—6 bulan dan tujuh bulan ke atas. Pada umur 1—6 bulan, jenis pupuk yang diberikan NPK 15 : 15 : 15 sebanyak 25 g/tanaman dan pupuk kandang 125 g/tanaman. Pemberiannya selang-seling setiap dua bulan sekali. Adapun tanaman yang telah berumur tujuh bulan lebih, jenis pupuk yang diberikan sama, tetapi dosis untuk pupuk NPK 15 : 15 : 15 sebanyak 50 g/tanaman. Pemberian pupuk kandangnya sama, yaitu 125 g/ tanaman. Jadwal pemberiannya juga sama dengan pemupukan 1—6 bulan.

Baca Juga:  Begini Cara Panen Buah Salak yang Benar

3) Ketika mencapai masa berbunga dan berbuah, tanaman dipupuk dengan jenis pupuk berimbang, unsur fosfor (P) dan kalium (K) lebih tinggi dibandingkan dengan unsur nitrogen (N). Jenis pupuk yang digunakan berupa pupuk NPK 13 : 13 : 21 sebanyak 75 g/ tanaman dan pupuk kandang 125 g/tanaman. Pupuk ini diberikan satu bulan setelah pemberian pupuk dasar untuk pertumbuhan.

loading...
loading...