Inilah Ciri-Ciri Bibit Belut yang Berkualitas


Pertanianku – Belut merupakan salah satu komoditas perikanan yang permintaannya cukup tinggi di pasaran, baik pasar nasional maupun internasional. Peluang bisnis budidaya belut sangat menjanjikan. Bagaimana tidak, komoditas perikanan satu ini memiliki nilai ekonomis cukup tinggi.

inilah-ciri-ciri-bibit-belut-yang-berkualitas

Ikan dengan kandungan gizi tinggi ini, diterima pasar impor dalam bentuk fresh eels atau belut segar, belut asap (smoked eels), dan belut dibekukan (frozen eels). Bahkan, untuk pasar di Asia saja kebutuhan per hari akan belut ini tak kurang dari 60 ton. Selama ini baru sekitar 10% saja kebutuhan pasar Asia tersebut dapat terpenuhi. Oleh karena itu, bisnis belut menjadi daya pikat tinggi bagi para eksportir di Indonesia.

Belut memiliki ciri tersendiri untuk memudahkan manusia membudidayakannya. Ciri-ciri belut sulit dipelihara dan dikembangbiakkan sebagai berikut.

  • Bibit belut berwarna hitam tidak akan dapat tumbuh besar bila dikembangbiakkan. Begitu juga dengan bibit belut berwarna merah terang di sekujur badannya juga tidak dapat dikembangbiakkan sampai besar.
  • Belut dengan bentuk panjang dan berwarna hitam memiliki pertumbuhan lambat.
  • Bibit yang berwarna hitam dengan bagian kepala lebih besar dibanding bagian tubuhnya lain juga tidak dapat dibudidayakan karena tidak akan bertumbuh besar. Belut ini akan terasa keras jika dipegang.
  • Bibit belut berwarna abu-abu dengan ukuran sebesar jempol memiliki perkembangan sangat lambat.

Sementara itu, bibit belut dapat dibudidayakan sebagai berikut.

  • Belut dengan rona cokelat dan kehijauan dominan pada seluruh tubuhnya dapat didapatkan di sawah.
  • Bibit belut berwarna cokelat bening dan memiliki totol hitam sangat baik buat dibudidayakan sebab dapat tumbuh dengan cepat.
  • Bibit paling baik buat dibudidayakan memiliki rona punggung kuning dan kecokelatan dengan batikan di bagian ekor. Bibit ini dapat mencapai ukuran sebesar tangan orang dewasa.
Baca Juga:  Mudahnya Budidaya Ikan Cupang

Setelah mengetahui bibit belut yang baik untuk dibudidayakan, Anda harus melakukan proses karantina. Kegiatan karantina ini memiliki tujuan menjaga kesehatan belut sehingga tidak terjangkit penyakit yang dibawa oleh bibit belut.

loading...
loading...