Inilah Fakta Ilmiah Buah Manggis


Pertanianku – Adalah Laurent Garcin—seorang penjelajah hutan berkebangsaan Perancis, yang memberi nama Garcinia mangostana pada abad ke-16. Penyebaran manggis di negara sekitar ekuator seperti Indonesia, Malaysia, serta negara-negara di Afrika. Setidaknya tercatat 500 jenis garcinia di seluruh penjuru dunia seperti tercatat dalam disertasi Susan Jones darUniversity of Leicester and British Museum, London.

Manggis Untuk Diabetes

Penampilan buahnya cukup eksotis. Buah bulat seperti bola atau agak oval, hijau muda sebelum masak dan menjadi merah setelah masak dan hitam ketika sangat masak. Pada ujung buah terdapat bulatan-bulatan kecil. Kulit buah sangat tebal dan keras, kalau dibuka tampak daging buah putih. Isi buah berwarna putih, rasa asam manis segar agak sepat.

Biji cukup besar. Akibat rasanya itulah, manggis mendapat sebutan si ratu buah, queen of fruits. Penelitian di Singapura menunjukkan bahwa sifat antioksidan pada manggis jauh lebih efektif bila dibandingkan dengan antioksidan pada rambutan atau durian. Selain bermanfaat sebagai antioksidan, xanthone berkhasiat sebagai antibakteri, antifungi, antitumor, antikanker, antialergi, antihistamin, dan anti-inflamasi. Berikut fakta lain dari Manggis

* Penelitian lain, kandungan xanthone dan derivatnya efektif melawan kanker payudara secara in vitro dan obat penyakit jantung. Khasiat garcinone E (devirat xanthone) lebih efektif untuk menghambat kanker bila dibandingkan dengan obat kanker lain, seperti flaraucil, cisplatin, vincristin, metohotrexete, dan mitoxiantrone.

* Penelitian di Osaka Medical College di Osaka, Universitas Kyoto, Osaka Health Science University, dan Gifu Pharmaceutical University di Gifu membuktikan secara in vivo keandalan alpha mangostin. Senyawa turunan xanthone tersebut terbukti menghambat tumor dan metastasis pada kanker rahim.

* Penelitian di Jepang membuktikan xanthone bersifat antidiabetik. Mangiferin sebagai salah satu komponen dari xanthone mampu menurunkan kadar gula darah pada tikus percobaan dengan kasus diabetes melitus tipe 2. Hasilnya, mangiferin dapat dijadikan sebagai antidiabetik dengan cara menurunkan resistensi insulin.

Baca Juga:  Keunggulan Pamelo Merah yang Tidak Dimiliki Jenis Pamelo Lainnya

* Riset membuktikan xanthone di kulit manggis terbentuk sejak buah berumur satu bulan setelah bunga mekar. Kadarnya 14,67 mg/g, umur dua bulan (16,21 mg/g), tiga bulan (15,74 mg/g), dan empat bulan (15,88 mg/g). Kadar xanthone meningkat drastis setelah buah disimpan hingga empat minggu setelah dipetik, kadarnya mencapai 34,36 mg/g.

* Peneliti dari Infinity to Health Sciences Inc. di Amerika Serikat, Jennifer Ferniza, pengujian xanthone sebagai obat kumur. Hasilnya, terbukti xanthone dapat bersifat sebagai antibakteri.

* Soedibyo (2008) dalam Alam Sumber Kesehatan, senyawa xanthone, mangostin, garsinon, flavonoid, dan tanin merupakan senyawa bioaktif fenolik. Senyawa itu berperan dalam menentukan jumlah antioksidan. Senyawa xanthone memilikifungsi antioksidan tinggi yang menetralkan dan menghancurkan radikal bebas yang memicu munculnya penyakit degeneratif, seperti kanker, jantung, arthritis, dan diabetes melitus.

* Peneliti di Jurusan Kimia, Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, Dwi Oktaviani Jamil dan Taslim Ersam, (2009), mengungkap tiga senyawa xanthone, yaitu 1,4,5,7-tetrahidroksi-2 (1,1 dimetil alil) xanthone, alpha-mangostin, dan 1,3,6-trihidroksi 7-metoksi-8 (3-metil-2- butenil)-4-(3,7-dimetil-2,6-oktadienil) xanthone menunjukkan potensi antikanker sehingga memiliki peluang sebagai obat anti kanker.

* Xanthone memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, terutama kesehatan kardiovaskuler, seperti mengatasi sakit jantung, aterosklerosis, hipertensi, dan trombosis, seperti dikutip di Journal of Free Radical Research dan Journal of Pharmacology. Xanthone juga dapat memperlebar pembuluh darah dan memperlancar peredaran darah.

* Hasil penelitian menunjukkan, ekstrak kulit manggis mempunyai aktivitas melawan sel kanker meliputi payudara, liver, dan leukemia.Belakangan para ilmuwan juga sedang melakukan uji potensi kulit manggis sebagai obat HIV.

 

Sumber: Buku Buah Ajaib Tumpas Penyakit

 

loading...
loading...