Inilah Fisiologi dari Kucing


Pertanianku – Kucing adalah salah satu ciptaan sang khalik yang sangat luar biasa. Selain kepribadiannya yang mempesona, tubuhnya dilengkapi dengan berbagai sistem yang canggih, mulai dari sistem sirkulasi, sistem pencernaan, sistem pernapasan, sistem nerves, sistem tulang, dan sistem reproduksi. Kucing memiliki sistem tulang yang sangat fleksibel sehingga memiliki kemampuan fisik yang luar biasa.

Inilah Fisiologi dari Kucing

Misalnya, kemampuan melompat, kemampuan bergerak perlahan-lahan, seperti tikus, dan kemampuan memanjat pohon. Untuk memahami lebih mendalam, berikut dijelaskan secara rinci kemampuan kucing melakukan semua gerakan yang istimewa tersebut.

  1. Sistem Sirkulasi

Sistem sirkulasi kucing menggerakkan darah melalui tubuhnya untuk memperbaiki sel-sel yang mati dan  memelihara sel-sel yang ada pada tubuh kucing. Sama halnya dengan manusia, jantung kucing juga terdiri dari empat katup dengan detakan sekitar 120—130 kali per menit. Jantung memompa darah melalui arteri dan kapiler yang tujuannya untuk mendistribusikan nutrisi dan oksigen ke seluruh bagian tubuh.

Darah kemudian kembali ke jantung dan paru-paru untuk diisi kembali dengan nutrisi dan oksigen dalam rangka memperpanjang hidup kucing.

  1. Sistem Pencernaan

Sebagaimana makhuk hidup lainnya, kucing perlu makan agar mampu bertahan hidup. Nutrisi dari makanan akan memberikan energi untuk tumbuh dan memperbaiki luka. Dalam mengekstraksi nutrisi-nutrisi tersebut, kucing (termasuk hewan lainnya) harus mencerna terlebih dahulu pakannya.

Proses tersebut akan dilakukan oleh sistem pencernaan yang ada pada tubuhnya. Pakan diproses melalui mulut hingga anus melalui sebuah pipa yang ada didalam tubuh kucing. Seluruh proses pencernaan makanan pada tubuh kucing meliputi mulut, kerongkongan, esofagus, perut, perut kecil serta perut besar hingga anus. Kucing termasuk jenis hewan pemakan daging atau karnivora. Oleh karena itu, pencernaannya didesain lebih efisien untuk memproses daging menjadi energi. Kandungan asam (acid) yang tinggi pada kucing mampu menghancurkan daging dengan cepat sehingga proses pencernaan lebih cepat dibandingkan dengan manusia.

  1. Sistem Pernapasan
Baca Juga:  Mudahnya Budidaya Ikan Cupang

Sistem pernapasan kucing terbentuk atas paru-paru, bronchial passages, dan diafragma. Sistem pernapasan sangat penting karena oksigen diproduksi oleh tubuh kucing dan karbondioksida dibuang. Sistem pernapasan juga membantu kucing dalam menyetarakan suhu tubuhnya dengan cara mendinginkannya. Dengan demikian, kucing mampu bernapas lebih cepat. Rata-rata kucing bernapas sekitar 20—25 tarikan napas per menit.

  1. Sistem Saraf

Sistem saraf kucing merupakan sistem yang menakjubkan. Sistem inilah membuat kucing bergerak hampir tidakterlihat, seperti saat menangkap tikus. Sistem ini juga yang menggerakkan dan mengartikan perintah dari otak kucing. Sistem kontrol saraf yang ada pada tubuh kucing memadukan informasi yang diperoleh dari lingkungan, lalu memutuskan untuk mengambil tindakanterhadap kondisi tersebut.

Otak dan tulang belakang merupakan master control pada sistem saraf. Sistem tersebut membaca data dari pikiran dan mengirimkan perintah ke otot dan sistem lainnya yang ada pada tubuh kucing. Sistem saraf menjadi kunci pengambil keputusan dalam melakukan tindakan/gerakan.

 

Sumber: Buku Paduan Lengkap Kucing

loading...
loading...