Inilah Jenis-Jenis Buah Naga


Pertanianku – Buah naga atau dragon fruit merupakan salah satu jenis tanaman buah yang memiliki daya tarik tersendiri. Buahnya sangat tepat disajikan dalam setiap acara sarapan maupun di sela-sela waktu. Rasa khas buah naga ini merupakan kombinasi antara rasa manis, asam, dan sedikit gurih menyegarkan. Selain itu, buahnya pun mengandung zat-zat berkhasiat sebagai obat. Oleh karena itu, bila tanaman ini dikembangkan lebih lanjut maka tidak tertutup kemungkinan bahwa buah ini dapat diolah lebih lanjut menjadi suatu industri bahan pewarna alami.

Morfologi Buah Naga

Berikut adalah beberapa jenis dari buah naga.

  • Hylocereus undatus
  1. Populer dengan sebutan white pitaya.
  2. Kulitnya berwarna merah dan daging berwarna putih sehingga sangat kontras.
  3. Pada kulit buah terdapat sisik atau jumbai berwarna hijau.
  4. Biji berwarna hitam.
  5. Berat buah rata-rata 400—650 g.
  6. Rasa buahnya masam bercampur manis.
  7. Kadar kemanisan tergolong rendah, sekitar 10—13 briks.
  8. Batang tanamannya berwarna hijau tua.
  9. Daerah tumbuh yang ideal pada ketinggian kurang dari 400 m dpl.
  10. Lebih banyak dikembangkan di negara-negara produsen utama buah naga karena buahnya cenderung lebih banyak diekspor.
  • Hylocereus polyrhizus
  1. Kulitnya berwarna merah dan daging berwarna merah keunguan.
  2. Pada kulit buah terdapat sisik atau jumbai berwarna hijau.
  3. Berat buah rata-rata hanya sekitar 400 g.
  4. Rasa buahnya lebih manis dibanding Hylocereus undatus.
  5. Kadar kemanisan mencapai 13—15 briks.
  6. Tanamannya lebih kekar dibanding Hylocereus undatus.
  7. Duri pada batang dan cabang berjarak lebih rapat.
  8. Tanaman cenderung berbunga sepanjang tahun.
  9. Tingkat keberhasilan bunga hanya 50% sehingga produktivitas buahnya tergolong rendah.
  10. Lokasi penanaman yang ideal pada ketinggian rendah sampai sedang.
  11. Lebih banyak dikembangkan di Cina dan Australia.
  • Hylocereus costaricensis
  1. Sebutannya buah naga berdaging super merah.
  2. Warna daging buah lebih merah dari Hylocereus polyrhizus.
  3. Batangnya bersosok lebih besar dibanding Hylocereus polyrhizus.
  4. Batang dan cabangnya akan berwarna loreng saat berumur tua.
  5. Berat buahnya sekitar 400—500 g.
  6. Rasa buahnya manis.
  7. Kadar kemanisan 13—15 briks.
  8. Tanamannya sangat menyukai daerah yang panas dengan ketinggian rendah sampai sedang.
  • Selenicereus megalanthus
  1. Populer dengan sebutan yellow pitaya.
  2. Kulit buah berwarna kuning tanpa sisik sehingga cenderung lebih halus.
  3. Kulit buahnya masih menampilkan tonjolan-tonjolan.
  4. Berat buah hanya sekitar 80—100 g/buah.
  5. Rasa buahnya lebih manis.
  6. Kadar kemanisan 15—18 briks.
  7. Tanaman tampil lebih mungil dengan warna hijau terang.
  8. Pertumbuhan tanaman ini akan optimal bila ditanam di daerah dingin dengan ketinggian tempat lebih dari 800 m dpl.
Baca Juga:  Dahsyatnya Manfaat Belimbing Wuluh untuk Atasi Berbagai Penyakit

 

Sumber: Buku Berkebun Buah Naga

 

loading...
loading...