Inilah Kunci Sukses Budidaya Jeruk Karo

Pertanianku – Untuk sukses bertanam jeruk di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, memang tidak gampang. Serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) masih cukup tinggi. JIka Anda ingin saat budidaya jeruk karo, berikut beberapa langkah-langkahnya.

Inilah Kunci Sukses Budidaya Jeruk Karo

Varietas yang bisa digunakan untuk budidaya jeruk karo di antaranya adalah varietas siam madu, gunakanlah bibit berlabel. Pengolahan tanah dapat dilakukan dengan cara pembersihan lahan, pembuatan terumbu tinggi minimal 75 cm, jarak 5×5 m atau 4×5 m, pencampuran pupuk kandang sebanyak 10 Kg pada tanah bagian atas terumbu, pemberian pupuk dasar dalam lubang tanam (SP-36 200 gr, ZK 100 gr, dan dolomite 1–2 kg), tancapkan ajir sepanjang 1 m di tengah terumbu, dan diamkan terumbu selama 3 bulan.

Setelah pengolahan tanah, buatlah jarak tanam mengikuti jarak tanam sebelumnya (jarak tanam anjuran 5×5 m atau 4×5 m), gunakan pola tanam monokultur, dan waktu tanam pada awal musim hujan.

Selama pemeliharaan perlu dilakukan pemangkasan. Caranya dengan memotong dan membuang tunas air, ranting/cabang yang tidak produktif dan mengarah ke dalam, terserang OPT, kering dan mati. Hal itu dilakukan untuk mempertahankan bentuk arsitektur tanaman. Ranting/cabang dipotong dengan posisi miring agar air hujan tidak tertahan pada bekas luka yang dapat menyebabkan infeksi penyakit. Pemangkasan menggunakan gunting pangkas.

Baca Juga:  Ciri-ciri Bibit Lengkeng Matalada yang Bagus