Inilah Manfaat Menempatkan Cucakrawa dalam Kandang Besar


Pertanianku – Kandang besar tempat seleksian cucakrawa bakalan juga dapat dimanfaatkan untuk memelihara cucakrawa hingga jinak dan rajinberkicau. Bila ada perubahan kandang, hanya bagian depan saja yang dimodifikasi atau dirombak agar lebih terbuka. Penggunaan kandang besar jauh lebih menguntungkan dibandingkan memakai sangkar soliter. Selain bulu barunya cepat tumbuh dengan sempurna, burung akan cepat rajin berkicau, terjamin ketenangannya, dan ruang geraknya lebih leluasa. Bila sangkar soliter mudah pindahkan maka kandang besar tentunya tidak dapat dipindah-pindahkan. Hal ini menyebabkan mental cucakrawa lebih stabil dan memungkinkan berkicau dalam tempo singkat dengan kualitas yang baik.

Masa Ganti Bulu Cucakrawa

Teknik perawatan cucakrawa dalam kandang tidak jauh berbedadengan cara yang digunakan dalam menyeleksi cucakrawa bakalan  maupun perawatan dalam sangkar soliter. Dalam satu kandang hanyaditempatkan satu cucakrawa jantan atau satu cucakrawa betina yang telah diseleksi dan memiliki suara yang baik. Untuk membuat burung tersebut lebih tenang, tidak takut, dan mau rajin berkicau, juga ditempatkan burung jok-jok dan robin dalam kandang tersebut. Kehadiran kedua burung tersebut juga diharapkan dapat memacu cucakrawa untuk rajin berkicau.

Menyatukan cucakrawa dengan burung jok-jok dan robin tidak akan menimbulkan masalah. Hal ini disebabkan karakter dan tingkah lakunya cukup tenang dan makanan yang disukai tidak berbeda. Penggunaan kandang besar hanya bersifat sementara karena akan lebih membanggakan bila cucakrawa yang rajin berkicau berada di sangkar soliter. Waktu yang tepat untuk memindahkan cucakrawa dari kandang besar ke kandang soliter adalah setelah burung tersebut mengalami ganti bulu. Biasanya, cucakrawa yang dipelihara dari bakalan akan mengalami ganti bulu setelah 10—11 bulan dan kemudian ditambah waktu 2 bulan untuk menumbuhkan bulunya. Jadi, lebih kurang 13—14 bulan cucakrawa dipelihara dalam kandang besar kemudian dipindahkan ke sangkar soliter.

Dalam kurun waktu tersebut, jika perawatannya cukup baik,cucakrawa pasti berani dan mau berkicau dengan baik. Pemeliharaandalam tahap awal dengan menggunakan kandang besar merupakan salah satu alternatif yang baik dan tidak ada salahnya untuk dicoba. Selanjutnya, kita hanya tinggal melatih mentalnya agar lebih berani berkicau di tempat terbuka. Selain itu, kandang besar bisa dimanfaatkan untuk merawat cucakrawa yang sedang mengalami ganti bulu agar bulu tumbuh sempurna.

 

Sumber: Buku Agar Cucakrawa Rajin Berkicau

 

loading...
loading...