Inilah Nilai Gizi dan Manfaat Jamur Tiram


Pertanianku – Selain karena rasanya yang enak, jamur tiram (khususnya jamur tiram putih) banyak digemari karena dapat diolah menjadi berbagai masakan dan camilan yang menyehatkan. Dari segi gizinya, jamur tiram termasuk bahan makanan yang tinggi protein, mengandung berbagai mineral anorganik, dan rendah lemak. Kadar protein dalam jamur tiram berkisar 20—40% berat kering sehingga lebih baik bila dibandingkan sumber protein lain seperti kedelai atau kacang-kacangan. Selain itu, protein jamur mudah dicerna dan banyak mengandung asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh manusia, khususnya lisin dan leusin. Mineral yang terkandung dalam jamur tiram adalah mineral makro dan mikro seperti kalsium, fosfor, natrium, kalium, magnesium, besi, tembaga, mangan, dan seng yang dibutuhkan oleh tubuh manusia.

Jenis Jamur Tiram

Kandungan lemaknya yang rendah dengan komposisi lemak mayoritas (72—85%) terdiri atas asam lemak tidak jenuh membuat jamur tiram cocok dikonsumsi orang yang sedang diet. Lemak jamur terutama terdiri atas senyawa asam linoleat. Kandungan asam linoleat yang tinggi inilah yang menjadikan jamur tiram sebagai makanan yang menyehatkan. Jamur tiram juga mengandung sejumlah karbohidrat serat, dan beberapa vitamin, terutama vitamin B kompleks dan vitamin C.

Selain sebagai sumber protein, vitamin, dan mineral, jamur tiram juga mengandung senyawa yang berfungsi sebagai antikanker atau antitumor, antikolesterol, serta antioksidan. Senyawa lektin di dalam jamur tiram putih telah dibuktikan sebagai senyawa antitumor. Oleh karena itu, tidak heran bila di Jepang jamur tiram sering disebut sebagai jamur obat/hiratake. Berdasarkan hasil penelitian tercatat bahwa jamur tiram putih mengandung protein 19— 30%, karbohidrat 50—60%, dan mengandung sejumlah asam amino, vitamin B1 (tiamin), B2 (riboflavin), B3 (niacin), B5 (asam panthotenat), B7 (biotin), vitamin C, serta mineral lainnya. Di dalam badan buah jamur juga terkandung senyawa tanin yang dapat berfungsi sebagai antimikroba dan senyawa penghambat penyerapan zat besi.

Baca Juga:  Terungkap Alasan Tidak Adanya Brokoli dalam Kemasan Kaleng

 

 

Sumber: Buku Bisnis Bibit Jamur Tiram

 

loading...
loading...