Inilah Perilaku Unik dari Ikan Arwana


Pertanianku – Setiap binatang akan memiliki perilaku yang berbeda-beda satu sama lain untuk menunjukkan identitasnya. Demikian juga dengan arwana. Ikan ini memiliki perilaku sebagai ciri khas tersendiri.

Perilaku arwana

  1. Perilaku makan

Di habitatnya, arwana sangat menggemari pakan hidup. Adapun pakan yang digemarinya di antaranya ikan-ikan kecil, udang, kelabang, jangkrik, cacing, katak, cicak, dan serangga. Untuk mendapatkan makanan kesukaannya tersebut, arwana tidak merasa sungkan untuk melakukan aksi-aksi spektakuler. Dalam sebuah film discovery diperlihatkan bagaimana seekor arwana di dalam sungai melompat tinggi untuk menangkap seekor serangga yang berada di sebuah ranting pohon di atas permukaan air.

  1. Perilaku memijah

Musim memijah pada arwana terjadi pada awal musim hujan. Jantan dan betina yang telah siap memijah akan mencari pasangannya masing-masing, bahkan tak jarang terjadi perebutan antara beberapa induk jantan untuk mendapatkan betinanya. Setelah mendapatkan pasangannya, induk akan mencari tempat untuk memijah. Tempat ini merupakan tempat khusus, di mana pasangan arwana lain tidak boleh masuk ke dalamnya.

Dalam proses memijah, induk arwana betina akan mengeluarkan sel telurnya terlebih dahulu. Meskipun termasuk jenis ikan bertubuh besar, arwana hanya menghasilkan sedikit telur, rata-rata antara 20—55 butir per induk per tahun. Selanjutnya, induk jantan akan membuahi telur tersebut dengan cara menyemprotkan cairan spermanya ke sel telur.

Setelah proses pembuahan, induk jantan akan memungut telur-telur tersebut dan memasukkannya ke dalam mulut untuk dierami hingga menetas.  Sementara induk betina mendampingi dan menjaga induk jantan. Telur akan menetas setelah 41 hari sejak proses pembuahan. Benih yang telah meneta  tidak langsung keluar dari mulut induk jantan, melainkan tetap tinggal selama beberapa minggu hingga cadangan kuning telurnya habis. Selama proses tersebut berlangsung, anak ikan akan keluar sesekali dari mulut induknya untuk beradaptasi dengan lingkungan.

Baca Juga:  Pencinta Ikan Hias Yuk, Kenali Jenis-jenis Ikan Guppy!

Umumnya, daya hidup anak arwana hingga remaja tidak lebih dari 50%. Itulah yang menyebabkan arwana tergolong sebagai ikan langka.

  1. Kanibalisme

Arwana termasuk hewan karnivora yang gemar memakan hewan hidup. Oleh sebab itu, induk arwana memiliki sifat kanibal, yaitu memakan anaknya sendiri. Kanibalisme dapat disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya karena induk kelaparan atau justru sikap protektif dari induk arwana untuk menghindarkan anaknya dari gangguan atau bahaya

 

Sumber: Buku Arwana

 

loading...
loading...