Inilah Strategi Agar Tidak Rugi Beternak Ayam


Pertanianku – Pada dasarnya keseimbangan dalam suatu usaha menjadi tumpuan untuk suksesnya usaha itu. Keseimbangan tersebut antara yang dihendaki pasar dengan kemampuan usaha kita. Di awal usaha atau pada gejolak berusaha yang begitu menggebu, modal ada, jalur kekuasaan pun ada, atau pendek kata sumber daya yang dimiliki memang besar dan kuat pada saat itu sehingga ekspansi usaha begitu menggebu. Kondisi ini dapat membuat apa yang semula imbang pada akhirnya menjadi limbung/goyah akibat banyaknya jenis usaha yang belum tentu sesuai dengan kemampuan kita dan keadaan dapat berubah begitu cepat.

Perkandangan Ayam Ras Petelur

Perubahan keadaan menyebabkan yang dahulu layak, kini bisa menjadi tidak layak. Akibatnya keseimbangan usaha terganggu. Hal ini sebenarnya wajar-wajar saja karena dunia usaha selalu berubah setiap saat akibat berubahnya masyarakat. Dahulu hanya beternak di belakang rumah sudah cukup, kini industri peternakan yang tangguh yang dibutuhkan. Apalagi dalam menghadapi era pasar bebas.

Ketidakseimbangan akan berdampak terjadinya pemborosan yang pada akhirnya mengalami kerugian. Apa pun yang namanya usaha, pemborosan atau suatu kesalahan secara tidak sengaja bisa saja terjadi sehingga sedikit demi sedikit biaya membengkak tanpa Anda ketahui. Misalnya, tertarik penggunaan obat-obatan dan vitamin yang gencar dipromosikan atau diiming-imingi adanya bonus, padahal pengaruhnya tidak seberapa. Hal inilah yang secara tidak terasa menggerogoti kocekpeternakan Anda. Contoh pemborosan lainnya, peternakan ayam kampung yang kapasitas dewasa hanya 5.000 ekor mempunyai karyawan tetap sebanyak 16 orang. Selain itu, masih banyak pula contoh kelalaian akibat peternak sendiri yang tidak paham apa dan bagaimana ayam kampung itu.

Secara praktis, bila mulai merasa berat dalam mengelola peternakan Anda, berarti telah terjadi suatu ketidakseimbangan. Dengan begitu, perlu dilakukan suatu penyesuaian kembali. Namun, sebelum dilakukanpenyesuaian, sebaiknya mengetahui terlebih dahulu letak atau sumber terjadinya ketidakseimbangan atau kerugian tersebut.

 

Sumber: Buku Enam Kunci Sukses Beternak Ayam Kampung

 

loading...
loading...