Inilah Syarat Menjodohkan Kenari


Pertanianku – Dari hasil pengamatan, kenari jantan yang galak kurang memberikan hasil maksimal jika ditangkarkan. Burung seperti ini selalu memburu pasangannya seolah-olah akan mengawininya, tetapi setelah betina menanggapinya ternyata jantan hanya mencumbunya. Kalaupun kelak betina ini bertelur dan mengeram maka telur yang dierami itu tidak menetas alias “kosong”.

Pakan Pelengkap Kenari

Telur ini kemungkinan bukan dari hasil perkawinan, tetapi lebih disebabkan betina yang terlalu berahi sehingga akan memacuproduksi hormon primer di dalam tubuh kenari betina dan membentuk telur. Karena tidak dibuahi maka telur-telur yang dihasilkan selalu kosong. Kenari jantan yang galak akan selalu merusak sarang yang dibangun betina. Bila ada kenari betina yang kepalanya botak saat dijodohkan maka hal ini merupakan salah satu kebiasaan buruk kenari jantan yang berkarakter galak. Kenari jantan yang demikian sebaiknya hanya dijadikan perangsang perkawinan pasangan lain yang sedang dijodohkan.

Kenari jantan yang mentalnya kurang baik atau jarang berkicau saat ada kenari jantan lain ada di dekatnya, jarang memburu pasangannya. Sebaliknya, jantan ini malah diburu. Kelak dapat dibuktikan, jantan ini akan sangat sayang pada pasangannya dan persentase keberhasilan dalam menghasilkan keturunan cukup besar. Akan tetapi, apakah jantan yang demikian bisa menghasilkan keturunan yang bisa dibanggakan di arena kontes? Untuk itulah, karakter burung yang akan dijadikan calon bibit harus dikenali lebih dahulu sehingga dapat dibedakan antara kenari yang berkarakter galak dan kenari yang pemberani.

Kenari yang galak ditandai dengan seringnya melakukan gerakan berlebihan, misalnya turun ke dasar sangkar atau menempel di jeruji sangkar. Bila kenari ini melihat jantan lain ada di dekatnya atau melihat betina akan berkicau lantang. Lain halnya dengan kenari yang pemberani. Kenari ini bisa sangat baik pada pasangannya dan dapat menjadi bapak yang baik dari anak-anaknya kelak. Karakter betina yang baik, pada saat mengeram masih mau keluar sangkar untuk makan dan tidak hanya terus mengerami telurnya.

Baca Juga:  Dinas Peternakan NTB Terus Galakkan Penanaman Pakan Berkualitas

Betina yang manja atau pemalas hanya mengharapkan pakan dari jantannya. Akibatnya, jantan maupun betina bisa “rusak” atau badannya menjadi kurus sehingga dikhawatirkan jika kelak anaknya menetas, keduanya tidak lagi mampu mengurus anak-anaknya. Selain itu, betina yang terus mengerami telurnya juga menyebabkan anakan yang dihasilkanbisa mati karena terinjak induknya atau tidak bisa bergerak. Pengeraman yang terjadi secara terus-menerus oleh induknya mungkin karena burung tersebut terlalu sering mendapat gangguan lingkungan, bukan karena sifat bawaannya. Sayangnya, kenari betina yang manja atau pemalas baru diketahui karakternya setelah ditangkarkan.

loading...
loading...