Inilah Tahapan Produksi Karet


Pertanianku – Produksi dan produsen adalah dua Istilah yang tak bisa dipisahkan. Produksi bisa terwujud karena produsen menyertakan sejumlah output. Untuk tanaman karet, produksi yang dihasilkan merupakan suatu rangkaian kegiatan padat karya, yaitu output yang digunakan adalah output langsung.

Produksi-Karet

Di Indonesia, sebagian besar perkebunan yang ada merupakan perkebunan rakyat. Namun, petani rakyat ini sebagian besar tidak bisa menentukan besarnya pengeluaran, padahal karet memerlukan penanganan sebaik-baiknya agar menguntungkan. Penanganan yang baik bisa menaikkan produksi yang sekaligus bisa menaikkan pendapatan petani.

Peningkatan produksi bisa dilakukan kapan saja. Namun, untuk mencapainya perlu beberapa faktor lain yang juga berpengaruh pada produksi. Tenaga kerja, modal, keahlian, dan lahan adalah faktor yang disebut output. Menyiapkan faktor-faktor yang saling menopang untuk menghasilkan keuntungan diperlukan biaya yang tidak sedikit.

Pada tanaman karet, penggunaan tenaga kerja, modal, dan keahlian yang tidak optimal akan menyebabkan pengeluaran biaya menjadi tinggi. Bila ingin menggunakan ketiga faktor ini sampai optimal, maka lahan hendaknya harus ditambah agar bisa seimbang dengan produksi dan pendapatannya.

Produksi karet alam masih di bawah kebutuhan sehingga prospeknya sangat cerah. Produksi karet alam sangat menarik untuk dibahas. Proses produksinya meliputi beberapa istilah teknis yang perlu diperhatikan dan dimengerti untuk mencapai produksi maksimal. Faktor-faktor produksi yang menentukan proses produksi karet alam adalah sistem sadap, biaya, investasi, perencanaan, dan campur tangan pemerintah.

Sumber: Buku Panduan Lengkap Karet

Baca Juga:  Ribuan Hektar Sawah di DIY Terdampak Bencana Siklon Tropis
loading...
loading...