Inilah yang Harus di Perhatikan Dalam Pemberian Makan Ayam Kampung


Pertanianku – Makanan sangat penting dalam menunjang pertumbuhan ayam. Rendahnya produksi telur juga dapat disebabkan oleh peternak tidak memberikan makanan sesuai dengan yang dibutuhkan ayam. Mengingat 70% biaya produksi digunakan untuk biaya makan maka perlu dilakukan suatu langkah yang tepat dalam pemberian makanan.

Ayam kampung 5

Ada beberapa hal yang perlu diketahui dan diperhatikan dalam pemberian makanan sebagai berikut.

  • Zat makanan yang dibutuhkan ayam antara lain protein, energi, mineral, dan air. Kebutuhan protein tergantung dari umur ayam. Ayam kecil dan ayam yang sedang bertelur membutuhkan lebih banyak protein daripada ayam lepas induk. Demikian juga ayam yang sakit membutuhkan protein lebih banyak daripada ayam yang sehat. Seperti protein, kebutuhan energi pun disesuaikan dengan kondisi ayam. Sebagai contoh ayam yang dibiarkan mencari makan sendiri membutuhkan energi lebih banyak dibandingkan dengan ayam yang dipelihara secara intensif.
  • Sumber bahan makanan perlu diketahui bila kita hendak membuat ransum (campuran bahan makanan yang sesuai dengan kebutuhan ayam) sendiri. Sebagai sumber protein antara lain tepung ikan, serangga, sisa daging, bungkil kelapa, dan bungkil kacang. Sebagai sumber energi antara lain minyak bekatul, bungkil kacang, bungkil kelapa, dan nasi. Sumber vitamin B yaitu tepung ikan dan bekatul. Sumber kalsium (Ca) dan fosfor (P) yaitu tepung tulang. Adapun sumber NaCl yaitu garam dapur.
  • Komposisi dan banyaknya jumlah bahan makanan dalam ransum tergantung oleh umur, kesehatan, dan kegiatan fisiologis ayam. Perlu diperhatikan bahwa ransum untuk anak ayam, ayam remaja, dan ayam petelur tidaklah sama. Demikian juga, ayam yang sakit umumnya akan malas makan. Pemberian ransum dengan berdasarkan. Kegiatan fisiologis ayam agak sulit dilaksanakan. Namun, perlu diketahui bahwa ayam makan hanya untuk aktivitas (memenuhi kebutuhan energinya).
Baca Juga:  Yuk, Ketahui 5 Tanda Utama Itik akan Bertelur

Oleh karena itu, bila kebutuhan energi telah tercukupi, ayam akan berhenti makan. Dengan demikian, dalam pemberian ransum harus seimbang antara energi dan zat makanan yang lain.