Inovasi Baru Budidaya Rumput Laut


Pertanianku — Pengetahuan dan kreativitas masyarakat semakin meningkat dan hal itu menjadikan terciptanya sebuah inovasi, baik inovasi sederhana maupun teknologi tinggi. Misalnya, inovasi dalam budidaya rumput laut.

budidaya rumput laut
Foto: Google Image

Rumput laut menjadi salah satu produk yang memiliki pangsa pasar luas. Produksi rumput laut di Indonesia telah didukung oleh pemerintah dengan meningkatkan upaya ekspor produk rumput laut kering (mentah) menjadi produk rumput laut olahan. Dengan begitu, dapat memperkuat produksi rumput laut di pasar internasional.

Demi peningkatan produksi rumput laut, dibutuhkan inovasi-inovasi yang dapat mendukung meningkatkan produktivitas secara efektif dan efisien. Salah satu inovasi untuk budidaya rumput laut yang dapat meningkatkan produktivitasnya, yaitu polibag rumput laut.

Polibag rumput laut adalah salah satu inovasi yang dibuat untuk mengatasi permasalahan pada pembibitan rumput laut. Selama ini kualitas bibit rumput laut yang dibudidayakan cenderung kurang bagus karena bibit tidak tahan arus. Pasalnya, dalam sistem budidaya rumput laut itu hanya diikatkan pada tali tanpa pelindung yang mudah dimangsa predator seperti ikan-ikan herbivora.

Oleh karena itu, inovasi polibag rumput laut adalah solusi bagi keluhan petani rumput laut terhadap rendahnya kualitas bibit yang dihasilkan akibat sering dimangsa ikan ataupun hanyut terbawa arus.

Cara membuat

Polibag rumput laut dibuat dari bahan utama spons padat untuk membuat agar alat ini dapat mengambang di perairan, dan jaring yang membentuk kantong untuk menyimpan bibit rumput laut.

Rancangannya cukup sederhana dan terbuat dari bahan yang ekonomis. Dalam alat tersebut, terdapat tali untuk mengikatkan alat dengan tali tambang atau pipa tergantung metode sistem budidaya agar alat tersebut tetap berada di area budidaya.

Spons padat yang dipasang pada alat tersebut memiliki dimensi 30×30 cm dengan lubang di tengahnya untuk jaring. Sementara, tinggi jaring pada alat tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan tergantung kondisi tingkat kejernihan air. Apabila air jernih, jaring dapat setinggi 5—10 cm, kalau pun normal biasanya setinggi 20 cm. Namun, apabila kondisi air keruh dapat mencapai 40 cm.

Baca Juga:  Petani dan Nelayan Dibantu FAO untuk Bangkit Pascagempa

Polibag rumput laut dapat diperoleh dengan harga 40—60 ribu rupiah per kantong, sesuai dengan kualitas jaring yang digunakan. Selain itu, umur produksi alat ini mampu digunakan hingga selama satu tahun.