Inovasi IQFAST Kementan Masuk Top 45 Inovasi Layanan Publik 2020

Pertanianku — Setelah Kementerian Kelautan dan Perikanan berhasil memasukkan pogram PUGarR ke daftar Top 45 Layanan Publik 2020, kini Kementerian Pertanian (Kementan) juga berhasil memasukkan salah satu inovasinya, yaitu IQFAST (Indonesia Quarantine Full Automation System) dari Badan Karantina Pertanian (Barantan).

IQFAST
foto: https://intranet.karantina.pertanian.go.id/

Masuknya IQFAST dalam daftar Top 45 Layanan Publik 2020 diawali dengan presentasi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo tentang aplikasi besutan Barantan di hadapan tim panelis independen Sinovik pada 30 Juni 2020. Top 45 Layanan Publik 2020 digelar oleh Kementerian PAN-RB untuk mencari inovasi layanan publik terbaik. Ada banyak instansi yang mengikutinya, mulai dari instansi pemerintahan hingga BUMD.

“Saya mau aplikasi ini menjadi terdepan dalam inovasi layanan publik,” tutur Menteri Syahrul seperti dikutip dari laman pertanian.go,id.

Loading...

Inovasi IQFAST berhasil lolos dari 2.250 proposal inovasi yang masuk dalam ajang Top 45 Layanan Publik 2020. IQFAST bersaing dengan ribuan proposal lainnya yang berasal dari Kementerian/Lembaga, BUMD, dan BUMN. Mulai dari tahapan seleksi administrasi hingga penilaian tim panelis.

Aplikasi IQFAST sendiri dirancang untuk memperluas peluang usaha bagi para pengusaha di bidang pertanian.

“Kedepan inovasi ini dirancang untuk bisa memberikan peluang seluas-luasnya bagi para agripreneur. Memberikan informasi dan inspirasi guna berusaha, ekspor di bidang pertanian,” kata Kepala Barantan Ali Jamil.

Menurut Ali Jamil, posisi Barantan sangat strategis dalam jalur usaha pertanian. Barantan berada di garda terdepan untuk memberikan perlindungan sumber daya pertanian, menjaga arus barang di pelabuhan, serta mendorong ekspor komoditas yang memiliki banyak rintangan.

Pasalnya, saat ini permasalahan ekspor bukan hanya tarif, melainkan komoditas pertanian dan peternakan yang akan diekspor harus memerhatikan aspek kesehatan seperti sanitary and phytosanitary. Hal tersebut menyebabkan Badan Karantina harus memperkuat hal tersebut agar kerja sama dengan negara mitra bisa berjalan baik.

Baca Juga:  Mentan Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir di Luwu

Ichwandi, Kepala Bidang Informasi Perkarantinaan Pusat Kepatuhan Kerja Sama dan Informasi Perkarantinaan Barantan menjelaskan saat ini fokus IQFAST tertuju pada otomasi layanan bagi pengguna jasa melalui PPK Online (Permohonan Pemeriksaan Karantina Online). Selain itu, inovasi besutan Barantan ini juga sedang mengembangkan informasi peta komoditas pertanian IMACE untuk memberikan informasi terkini tentang komoditas pertanian yang sedang tren.

 

Loading...
Loading...