IPB Gelar International Conference Aquaculture Biotechnology (ICAB)


Pertanianku — Departemen Budidaya Perairan (BDP), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB akan menggelar hajatan ilmiah berupa konferensi internasional bioteknologi atau International Conference Aquaculture Biotechnology (ICAB) pada 11 Oktober 2018. Acara dengan tema “Aquaculture For Food Security: Linking the Science to the Industry” ini akan digelar di IPB International Convention Center, Botani Square, Bogor.

International Conference Aquaculture Biotechnology
Foto: Dok. ICAB

Dewasa ini, akuakultur telah memainkan peran penting dalam memasok pangan global. Oleh karena itu, untuk memenuhi permintaan produk perairan, akuakultur harus dikembangkan menuju industrialisasi. Selain itu, untuk meningkatkan kualitas dan daya saing, perlu diciptakan lebih banyak pengusaha akuakultur yang bisa bersaing di pasar global.

Implementasi industri perikanan budidaya juga akan meningkatkan nilai, efisiensi, dan produksi yang kemudian akan mempercepat pertumbuhan produksi akuakultur dunia, yang berorientasi pada tren pasar lokal dan global.

Saat ini, bioteknologi telah terbukti secara efektif dan efisien meningkatkan produksi pangan, proses produksi, dan kualitas produk. Sebagai ilmu pengetahuan terapan, bioteknologi telah menjadi daya tarik luar biasa bagi para pengusaha dan praktisi karena memberikan kesempatan tak terbatas untuk mengembangkan teknologi baru yang dapat memperkuat industri akuakultur.

Di bidang akuakultur, penerapan bioteknologi telah mampu mendukung industri akuakultur untuk meningkatkan produksi secara efisien. Termasuk di dalamnya pengembangan kualitas yang baik, harga yang sangat kompetitif, dan pakan yang ramah lingkungan.

Disamping itu juga telah menyumbang perbaikan kesehatan organisme air, optimalisasi kualitas air dalam sistem akuakultur, serta perbaikan genetika ikan dan sistem reproduksi dalam akuakultur. Dalam waktu dekat, pengembangan bioteknologi akuakultur diharapkan akan berperan lebih signifikan dalam memenuhi permintaan pangan global dan mengatasi masalah ketahanan pangan dunia.

Setiap dua tahun sekali, Departemen BDP telah berhasil menyelenggarakan lima kali Simposium Bioteknologi Akuakultur Nasional, mulai dari 2006 hingga 2014. Sejak 2016, penyelenggaraan ditingkatkan menjadi International Conference on Aquaculture Biotechnology (ICAB).

Baca Juga:  3 Hal yang Perlu Anda Tahu Sebelum Budidaya Lele Dumbo

Gelaran ini pun mendapat tanggapan sangat baik dari stakeholder bidang akuakultur di Indonesia dan telah dihadiri oleh lebih dari 250 peserta pada setiap kegiatannya. Peserta dalam simposium ini berasal dari berbagai latar belakang, yaitu perguruan tinggi/universitas, lembaga penelitian, mahasiswa, instansi pemerintah, pengusaha, dan stakeholder terkait lainnya dalam industri akuakultur.

Konferensi ini diharapkan dapat memfasilitasi diskusi, diseminasi, dan sosialisasi temuan baru dan hasil penelitian di akuakultur. Keynote speaker yang akan hadir adalah pakar profesional di berbagai bidang ilmu akuakultur dan industri. Konferensi ini bisa menjadi forum yang bisa bermanfaat bagi stakeholder akuakultur, terutama dalam pengembangan budidaya yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.