Jaga Kualitas Air Kolam Ikan Lele dengan Garam Krosok

Pertanianku — Kualitas air kolam ikan lele harus dijaga agar tidak mengalami penurunan. Salah satunya dengan pemberian pakan yang tepat. Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan garam krosok atau garam nonyodium. Garam ini dapat ditabur ke dalam kolam untuk menjaga kualitas air dan kesehatan ikan lele.

grama krosok
foto: Trubus

Kualitas air kolam yang menurun ditandai dengan munculnya bau busuk ammonia. Apabila bau tersebut sudah muncul, pemberian pakan harus mulai dikurangi. Apabila dibiarkan dan menimbulkan bau busuk yang lebih menyengat, dapat menyebabkan perubahan tingkah laku pada lele.

Permasalahan bau busuk bisa diatasi dengan mengganti air kolam sebanyak 30 persen. Selanjutnya, berikan larutan garam krosok dengan takaran 1–3 kg/m3. Selama penggaraman, pemberian pakan perlu sedikit dikurangi.

Menjaga keseimbangan cairan tubuh

Pemberian garam mampu menjaga keseimbangan cairan tubuh lele (osmoregulasi) karena terjadi keseimbangan kandungan garam dan air di dalam tubuh ikan. Dengan begitu, kondisi kesehatannya lebih terjaga.

Menghambat pertumbuhan mikroorganisme

Garam krosok dapat menghancurkan sel-sel dari mikroba pathogen dan menghambat pertumbuhan mikroorganisme berbahaya, seperti parasit Argulus, Gyrodactylus, Trichodina, dan jamur Saprolegnia. Penggaraman dilakukan untuk mencegah penyakit dapat dilakukan dengan dosis 2–3 gram/liter.

Menjaga kestabilan pH

Garam dapat membantu menstabilkan pH untuk tetap berada pada kisaran yang ideal bagi ikan lele, yakni 6–7.

Mengikat nitrit

Kandungan nitrit di dalam air kolam dapat terserap ke sistem peredaran darah sehingga mengurangi kemampuan lele dalam mengikat oksigen. Kondisi tersebut dapat menyebabkan ikan kekurangan oksigen dan sirkulasi darahnya terganggu. Keracunan karena nitrit dapat diatasi dengan garam sebanyak 1 gram/liter.

Mencegah lele stres

Saat penanganan seperti pemindahan atau sortasi, rentan membuat lele stres karena harus menghadapi situasi seperti dikejar jaring atau dibolak-balik. Kondisi tersebut dapat diatasi dengan pemberian garam ke dalam air kolam atau air media sebelum sortasi atau transportasi. Dosis yang diberikan sebanyak 1 gram/liter. Pemberian garam bertujuan mempertahankan elektrolit pada tubuh ikan.

Baca Juga:  Pakan Alami yang Cocok untuk Ikan Diskus