Jambi Jadi Proyek Percontohan Pengembangan Kopi Arabika


Pertanianku — Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Perkebunan akan memperluas lahan untuk meningkatkan produksi komoditas kopi arabika. Hal ini disampaikan oleh Bambang saat melakukan kunjungan ke lahan perkebunan kopi di Desa Sungai Jernih, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, Jambi pada Jumat (25/1). Perkebunan ini akan menjadi proyek percontohan pengembangan kopi arabika dengan luasan tahap awal 3 hektare.

kopi arabika
Foto: Pixabay

“Di sini, ketinggiannya lebih dari 1.400 meter di atas permukaan laut, sehingga cocok untuk kopi arabika. Produktivitas kopi arabika bisa kita tingkatkan dan lahannya bisa kita selamatkan dari risiko kerusakan karena erosi,” katanya di Kerinci, Jambi, Jumat (25/1) lalu seperti dikutip dari Republika.

Proyek percontohan ini akan mengoptimalkan potensi lahan perkebunan dengan fertigasi atau fertilisasi dan irigasi. Harapannya, produksi kopi arabika akan meningkat menjadi 600 kilogram per hektare dari semula 3 ton per hektare.

Selain itu, akan dilakukan pula diversifikasi di perkebunan kopi dengan menanam kayu manis. Sebab, kayu manis juga merupakan komoditas primadona Kabupaten Kerinci.

“Kemudian, kami juga akan diversifikasi dengan kayu manis dengan jarak sela 2×2,5 meter ditanami kayu manis, sehingga dari segi erosi bisa ditekan, dari segi estetika juga lebih indah. Dari kejauhan akan terlihat warnanya merah dan hijau,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi Agusrizal mengatakan proyek percontohan kopi arabika di lahan tiga hektare tersebut akan diperluas lagi menjadi 13 hektare.

“Itu akan dikembangkan lagi, ditambah 10 hektare menjadi 13 hektare. Untuk percontohan tiga hektare dulu, karena kami mau bangun embungnya dulu,” kata dia.

Dana alokasi untuk peningkatan produksi kopi di Kabupaten telah disiapkan sebanyak Rp4 miliar oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jambi. Dana tersebut untuk lahan seluas 500 hektare. Berdasarkan data Dinas Perkebunan Kabupaten Kerinci, luas lahan untuk tanaman kopi sekitar 7.800 hektare dengan rincian kopi robusta sekitar 6.000 hektare dan kopi arabika 1.800 hektare.

Baca Juga:  DPRD OKU Timur Kembali Temukan Ribuan Ton Beras Membusuk