Jamur Digunakan Sebagai Pengganti Gula, Bagaimana Bisa?


Pertanianku – Gula berfungsi sebagai pemanis pada minuman ataupun makanan. Gula yang biasanya digunakan berasal dari tebu. Meskipun rasanya manis, ternyata mengonsumsi gula dengan kadar berlebih sangat membahayakan untuk kesehatan.

Kini rasa manis bisa didapatkan tanpa menggunakan gula dan jauh lebih sehat. Bagi Anda pecinta kopi ataupun makanan manis lainnya dapat menggunakan bahan lain pengganti gula, yaitu jamur. Bagaimana bisa?

Belum lama ini MycoTechnology telah menemukan sifat antipahit pada tanaman jamur yang dapat jadi alternatif pemanis untuk secangkir kopi.

Sifat antipahit dalam jamur itu memungkinkan untuk menghentikan kebiasaan Anda menambahkan banyak gula ke dalam makanan atau minuman.

Lalu, bagaimana cara kerjanya?

Ternyata, bagian jamur yang berada dalam tanah yang disebut miselium, bertugas menguraikan material tanaman. Miselium ini ditemukan dapat melakukan hal yang sama ke berbagai kandungan yang tak diinginkan dari makanan, termasuk kepahitan dalam kopi.

Jika berhasil, bubuk berbahan dasar jamur bisa ditaburi ke makanan atau minuman apa saja dari teh yang terlalu cokelat serta kopi sebagai pengganti gula.

Sejauh ini, MycoTechnology telah mendulang lebih dari 8 juta dolar AS dan mengeluarkan hak paten penemuan ini. Akan tetapi, masih harus dilihat apakah penemuan ilmiah soal jamur ini bisa dipertahankan di masa depan.

Semoga bubuk jamur yang memiliki rasa manis tersebut juga akan kita temukan di Indonesia ya!

Baca Juga:  Tingkatkan Produktivitas Kedelai, Petani Mulai Terapkan Teknologi
loading...
loading...