Jamur Jakaba Penolong Tanaman yang Kerdil

PertaniankuJamur jakaba merupakan jamur keberuntungan abadi yang ditemukan secara tidak sengaja oleh petani bernama Aba Junaidi Sahid. Jakaba menemukan jamur ini dari hasil pemeraman air bekas cucian beras dan biasanya disebut dengan air leri.

jamur jakaba
foto: Pertanianku

Jamur ini terbilang sangat unik berbentuk seperti coral karang dengan tekstur yang renyah dan berwarna kecokelatan pada bagian atas. Sementara itu, pada bagian bawahnya berwarna hijau dan bertekstur kenyal tetapi mudah patah.

Jamur jakaba sangat bermanfaat untuk tanaman. Jamur ini mampu mempercepat pertumbuhan tanaman yang kerdil, memperpanjang umur tanaman Rati atau jenis terung, dan mengatasi fusarium yang disebabkan oleh cendawan. Cendawan tersebut merupakan patogen tanaman yang dapat menyebabkan penyakit hawar.

Anda bisa mendapatkan jamur ini dengan cara memasukkan air cucian beras atau air leri ke stoples yang ditutup dengan kain halus berpori lalu diikat dengan karet/tali. Setelah itu, stoples tersebut disimpan di tempat yang agak dalam pada ruangan yang tidak terkena cahaya dan bersuhu sejuk tidak panas.

Proses pembuatan jamur berlangsung selama 3—4 minggu. Selama proses pembuatan, stoples tidak boleh bergerak agar sari pati air cucian beras yang berada di permukaan tidak jatuh ke dasar stoples.

Jika Anda beruntung, setelah proses pembuatan selesai akan terlihat bakal jamur jabaka yang berwarna bintik-bintik merah. Setelah itu, Anda dapat melanjutkan proses pembesaran hingga ukuran jamur sesuai dengan keinginan.

Jika proses pembuatan sudah berlangsung selama 30 hari tetapi bakal jamur belum juga muncul, proses pembuatan Anda dinyatakan gagal. Anda perlu mengulangi prosesnya dari awal lagi.

Air cucian beras tersebut mengandung beberapa jenis bakteri, seperti bakteri Pseudomonas fluorescens, bakteri Pektolitik pektin, dan bakteri Xanthomonas maltophilia. Seluruh bakteri tersebut sangat bermanfaat bagi tanaman, seperti mencegah perkembangbiakan patogen, menghasilkan hormon tubuh atau ZPT, dan menginfeksi sel hama embun tepung yang dapat berkembang pesat di atas suhu 33ºC.

Baca Juga:  Kendala yang Sering Dialami Saat Melakukan Inseminasi Buatan pada Ternak

Jakaba dapat diaplikasikan dengan cara ditabur, spray, atau dikocor. Caranya cukup mudah. Anda hanya perlu mengambil jamur secukupnya, kemudian hancurkan dengan blender dan tambahkan air leri secukupnya. Setiap 800 ml larutan jamur dicampur dengan 20 liter air. Anda bisa memberikan jamur ini pada semua jenis tanaman dengan cara dikocor atau disemprotkan.