Jangan Dibuang! Kulit Bawang Merah Bisa Dibuat Menjadi Pupuk Organik

Pertanianku Kulit bawang merah sering kali menjadi sampah yang tidak terolah, padahal sampah organik ini masih bisa Anda kumpulkan, kemudian diolah menjadi pupuk organik. Untuk rumah tangga, jumlah sampah kulit bawang merah sendiri tidak begitu banyak, apalagi jika Anda jarang membuat masakan dengan menggunakan bawang merah.

kulit bawang merah
foto: Pertanianku

Pengolahan limbah kulit bawang merah menjadi pupuk organik dapat menjadi solusi bagi para pelaku industri yang menggunakan bawang merah, seperti produsen bawang goreng, pemilik warung makan, dan lain-lain. Mereka semua pasti membutuhkan bawang merah dalam jumlah yang cukup banyak setiap harinya.

Kulit bawang ini bisa diolah menjadi pupuk organik cair, zat pengatur tumbuh (ZPT), dan sebagai pestisida nabati.

Pupuk organik cair yang terbuat dari kulit bawang ini mengandung kalium, magnesium, fosfor, dan besi yang dapat menyuburkan tanah. Sementara itu, ZPT yang terbuat dari kulit bawang mengandung hormon auksin dan giberelin yang merupakan hormon pertumbuhan. Dengan demikian, ZPT tersebut dapat merangsang pertumbuhan tanaman menjadi lebih cepat.

Sebagai pestisida nabati, kulit bawang mengandung senyawa acetogenin yang dapat bekerja untuk mengatasi serangan hama serangga.

Cara pembuatannya sangat mudah. Anda hanya perlu mencampurkan 100 gram kulit bawang merah ke dalam 500 ml air. Setelah itu, rendam selama 24 jam dan saring terlebih dahulu sebelum digunakan.

Proses perendaman tersebut menghasilkan ampas yang dapat digunakan kembali menjadi pupuk padat. Caranya cukup mudah, campurkan ampas dengan media tanam. Sementara itu, air hasil rendamannya dapat langsung diaplikasikan pada bagian tanaman yang terserang hama seperti bagian atas dan di bawah daun. Berikan secara rutin hingga hama serangga tersebut sudah tidak menyerang tanaman.

Baca Juga:  Manisan Jahe Kering, Cara Unik Menikmati Jahe

Sementara itu, untuk pupuk organik cair dan ZPT dapat dibuat dengan cara mencampurkan air rendaman kulit bawang merah dan air cucian beras dengan perbandingan 500 ml air rendaman kulit bawang merah dan 500 ml air cucian beras. Setelah tercampur merata, langsung siramkan cairan ke tanaman. Air cucian beras tersebut bermanfaat untuk menambah nutrisi dan bakteri yang dibutuhkan oleh tanaman.