Jangan Sampai Salah, Begini Cara Sortasi Benih Lele yang Benar

PertaniankuSortasi benih lele berguna untuk mendapatkan benih yang lebih seragam dan menghindari kanibalisme antarbenih karena perbedaan ukuran. Meski sepintas terlihat sepele, nyatanya sortasi menjadi bagian penting yang perlu dilakukan dalam usaha pembenihan.

sortasi benih lele
foto: pertanianku

Anda sudah bisa melakukan sortasi benih lele sejak benih berumur 15—20 hari. Saat sortasi, biasanya benih dibagi menjadi tiga kelompok benih, yakni 2—3 cm, 3—4 cm, dan 5—6 cm. Alat yang dibutuhkan untuk sortasi benih adalah saringan halus, baskom sortasi, dan ember. Baskom sortasi dapat dibuat berlubang 2—3 cm, 3—4 cm, atau 4—6 cm. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum sortasi benih.

Waktu sortasi

Sortasi benih sebaiknya dilakukan pada sore sampai malam hari. Jika proses sortasi belum selesai, Anda bisa melanjutkan proses sortasi pada pagi hari sampai sebelum pukul 10:00.

Siapkan seluruh perlengkapan

Anda harus memastikan seluruh kebutuhan sudah siap sedia saat proses sortasi dilakukan. Perlengkapan yang perlu disiapkan adalah baskom sortasi, seser, dan dua kolam baru yang sudah terisi.

Kondisi benih

Benih yang akan disortasi harus dalam kondisi yang sehat dan perutnya kosong. Kondisi tersebut sangat berguna untuk mencegah benih mabuk atau mati setelah proses sortasi.

Jangan diberi pakan setelah disortasi

Benih yang baru saja disortasi tidak boleh diberi pakan meski benih tersebut sudah dipuasakan selama beberapa jam. Jika benih disortasi pada pagi hari, benih baru bisa diberi pakan pada sore hari.

Sortasi pertama dan selanjutnya

Benih sudah bisa disortasi pertama kali setelah berumur 15—20 hari. Setelah itu, sortasi selanjutnya dapat dilakukan setiap 1 hari sekali. Jika lewat dari 10 hari, kemungkinan besar jumlah benih yang disortasi akan mengalami banyak penyusutan.

Baca Juga:  Pakan Alami Larva Ikan Patin

Sistem takar

Hitung benih yang sudah disortasi dengan alat takar atau wadah kecil sebagai alat ukur. Masukkan benih yang sudah disortasi ke wadah tersebut, lalu hitung berapa banyak benih yang mampu ditampung wadah tersebut. Ulangi perhitungan sebanyak tiga kali. Jika jumlahnya berbeda-beda, Anda bisa mengambil jumlah rata-rata.