Jangan Sembarangan Kasih Air untuk Minum Ayam Kampung

Pertanianku — Kebutuhan pakan dan minum harus tersedia setiap hari di dalam kandang agar ayam tidak mengalami dehidrasi yang dapat menyebabkan pertumbuhannya terganggu. Meskipun sebenarnya ayam kampung bukan termasuk hewan yang mudah mengalami heat stress, tetap saja air minum ayam kampung dapat menentukan kualitas produksi. Pasalnya, sama seperti pada manusia, air berfungsi sebagai penunjang untuk aktivitas biologis tubuh ayam.

air minum ayam kampung
foto: Pertanianku

Air minum untuk ayam kampung bisa diberikan melalui saluran khusus agar persediaannya bisa terus tersedia ketika ayam membutuhkannya. Selain ketersediaan air yang dapat memengaruhi hasil produksi, kualitas air yang digunakan juga bisa memengaruhi tingkat produktivitas ayam kampung.

Jika kualitas air tersebut kurang baik, seperti kotor dan mengandung banyak bakteri, ayam lebih rentan terkena berbagai penyakit karena sistem metabolismenya menurun. Akibatnya, produktivitas ayam ikutan menurun. Kondisi ini yang masih jarang diperhatikan oleh peternak tradisional yang menggunakan sistem umbaran. Ayam dibiarkan minum di kubangan mana saja, padahal air tersebut belum tentu terjamin sehat.

Untuk mencegah kontaminasi bakteri dan virus, tempat air minum yang sering digunakan harus dicuci atau direndam dengan antiseptik minimal dua kali dalam seminggu. Perendaman bisa berlangsung selama 10 menit.

Selain itu, Anda bisa menggunakan zat penawar bakteri ataupun virus di dalam air minum seperti klorin. Namun, dosis yang digunakan tidak boleh berlebihan dan harus mengikuti anjuran yang sudah diberikan. Penggunaan dosis tinggi malah bisa membahayakan kesehatan ayam kampung.

Air minum yang bagus untuk ayam kampung ialah air yang segar dan bersih, terbebas dari kotoran dan kuman, bebas dari senyawa beracun, kandungan mineralnya seimbang, tidak mengandung garam atau bersalinitas rendah, serta suhu air normal.

Baca Juga:  Jenis Ayam Hias yang Disenangi Orang Indonesia

Jika tempat air diletakkan di dalam kandang, Anda perlu rutin membersihkannya. Hal ini karena ayam sering berantakan ketika minum. Dengan begitu, kemungkinan besar di dalam galon air akan masuk bekas pakan atau sekam.

Sekam yang berada di sekitaran galon air minum juga perlu rutin diganti. Kemungkinan besar di daerah tersebut akan lebih lembap akibat ketumpahan air minum.