Jenis Ayam Hias Lokal yang Menjadi Primadona

Pertanianku — Ayam hias terdiri atas berbagai jenis dan setiap jenisnya memiliki keunggulan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, tiap jenis ayam hias memiliki segmentasi pasar yang berbeda-beda. Di Indonesia terdapat ayam hias yang berasal dari luar negeri dan lokal. Ayam hias lokal yang menjadi primadona meliputi ayam hutan, ayam pelung, ayam bekisar, dan ayam kate.

jenis ayam hias
foto: Pertanianku

Ayam hutan

Ayam hutan merupakan sebutan untuk ayam yang ditangkap dari hutan. Namun, saat ini jenis ayam-ayam hutan sudah ditangkarkan, seperti ayam hutan hijau yang berasal dari Jawa dan Madura. Ayam hutan hijau berbobot 0,7 kg untuk ayam jantan dewasa dan 0,4 kg untuk ayam betina.

Selain itu ada juga ayam hutan merah yang berasal dari Sumatera, Sulawesi, dan Semenanjung Malaysia. Bobot ayam hutan merah lebih besar daripada ayam hutan hijau sekitar 0,9—1,2 kg untuk ayam jantan dewasa dan 0,7—0,8 kg untuk ayam betina.

Ayam pelung

Ayam pelung merupakan hasil persilangan antara ayam kampung jantan dan ayam hutan betina. Hasil persilangan tersebut ditemukan pertama kali di daerah Jawa Barat (Cianjur). Kini, ayam pelung sudah mulai berkembang di daerah Jawa Barat.

Ayam pelung memiliki sosok badan yang tegap dan suara khas. Ayam pelung menjadi cikal bakal ayam kampung pedaging komersial yang saat ini sudah banyak diternakkan. Bobot ayam pelung jantan dewasa dapat mencapai 3,5—5,5 kg dan ayam betina berkisar 2,5—3,5 kg.

Ayam bekisar

Ayam bekisar merupakan hasil persilangan antara pejantan ayam hutan dan betina ayam kampung. Warna bulu ayam bekisar didominasi oleh warna bulu induk betina, sedangkan postur tubuh, sifat, dan suaranya lebih didominasi oleh induk jantan. Saat ini ayam bekisar sering dipelihara karena suaranya yang merdu.

Baca Juga:  Kambing Pygmy, Kambing Mungil yang Lucu

Ayam kate

Hingga saat ini masih banyak yang kurang mengetahui terkait asal-usul ayam kate. Jika dilihat sepintas dari penampilannya, ayam kate mirip dengan ayam yang berada di Jepang. Bulunya berwarna putih atau hitam kehijauan dengan bagian jengger dan pial berwarna merah.