Jenis Bambu Hias yang Populer di Indonesia

PertaniankuBambu hias sudah terkenal sebagai salah satu tanaman hias yang dapat menambah keindahan rumah. Meskipun, masih ada sebagian masyarakat yang memercayai mitos bambu bisa mengundang kedatangan makhluk halus. Namun, terlepas dari mitos tersebut, bambu termasuk tanaman yang tidak begitu sulit dirawat sehingga bisa menjadi salah satu referensi untuk Anda yang sedang memilih tanaman hias.

Bambu hias
Foto: Unsplash

Ada banyak jenis bambu hias yang populer di Indonesia. Berikut ini beberapa jenis bambu yang dapat Anda pilih untuk mempercantik penampilan rumah.

Bambusa glaucescens

Tanaman bambu ini berasal dari famili Gramineae/Poaceae. Nama lokal Bambusa glaucescens adalah bambu pagar atau bambu klisik. Di habitat aslinya, bambu pagar tumbuh secara berderet dan rapat. Bambu ini sering dijadikan sebagai pagar rumah karena kokoh. Selain sebagai tanaman hias, bambu pagar juga bisa menjadi bahan untuk membuat kerajinan tangan, seperti tongkat, rak buku, dan lain-lain.

Bambusa multiplex

Nama lokal Bambusa multiplex adalah bambu tali dan bambu hijau. Tanaman bambu ini berasal dari famili Gramineae/Poaceae.

Saccharum officinarum

Saccharum officinarum berasal dari famili Graminease. Nama lokal dari jenis bambu ini adalah tebu. Tebu memang bisa dimanfaatkan sebagai tanaman hias pekarangan. Pasalnya, tanaman ini membutuhkan sinar matahari secara langsung dan membutuhkan banyak air. Tebu bisa ditanam di dataran rendah hingga ketinggian lebih dari 700 m dpl.

Dendrocalamus giganteus

Nama populer jenis bambu ini adalah bambu petung. Dendrocalamus giganteus masih berasal dari famili yang sama, yakni Gramineae/Poaceae. Bambu petung memerlukan sinar matahari secara langsung dan air yang banyak.

Bambusa vulgaris Wamin

Nama lagi Bambusa vulgaris adalah bambu pagoda. Jenis bambu ini memiliki bentuk batang yang unik. Setiap ruasnya menggelembung sehingga bentuknya mirip pagoda. Penampilannya berbeda dari tanaman bambu umumnya yang memiliki batang lurus.

Baca Juga:  Fakta Unik Jamur, Ada yang Berbahaya dan Sangat Mahal

Pennisetum sp.

Nama lain Pennisetum sp. adalah rumput jambring. Bentuknya memang lebih mirip seperti rumput-rumputan, tetapi tanaman ini berasal dari famili Gramineae/Poaceae. Tanaman hias ini cocok ditanam di pekarangan karena membutuhkan sinar matahari secara langsung. Rumput jambring bisa ditanam di dataran rendah hingga tinggi.

Pennisetum setaceum Rubrum

Sama seperti rumput jambring, bentuk Pennisetum setaceum lebih mirip seperti semak, tetapi famili tanaman ini ialah Gramineae/Poaceae. Nama populer jenis bambu ini adalah alang-alang merah dan rumput merah. Tanaman hias ini cocok ditanam di pekarangan karena membutuhkan sinar matahari secara langsung dan banyak air. Alang merah dapat ditanam di daratan rendah hingga tinggi.