Jenis Buah Dataran Tinggi yang Cocok Ditanam Saat Musim Hujan

Pertanianku — Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki dua musim, yaitu musim kering dan musim hujan. Ketika musim hujan tiba, intensitas air hujan akan menjadi lebih tinggi. Tingginya intensitas terkadang memberikan dampak baik untuk kesuburan tanah.

musim hujan
foto: pertanianku

Namun, ada jenis tanaman yang tidak bisa berkembang dengan baik saat musim hujan. Terlebih, buah dataran tinggi yang sering diselimuti kabut menyebabkan suhu udara lebih lembap. Berikut ini beberapa jenis buah dataran tinggi yang cocok jika ditanam saat musim hujan tiba.

Avokad

Loading...

Avokad berasal dari Amerika Tengah, yaitu Meksiko, Peru, dan Venezuela. Namun, kini persebaran buah avokad sudah hampir merata di seluruh dunia. Di Indonesia buah ini tumbuh dengan subur. Tidak heran, jika banyak buah avokad lokal berkualitas bagus.

Untuk memudahkan perawatan pohon avokad, sebaiknya penanaman dilakukan menjelang musim hujan. Pohon avokad tidak memerlukan teknik pemangkasan seperti pohon buah pada umumnya.

Namun, penanaman avokad pada musim hujan harus dipelihara dengan baik. Sebab, pada saat suhu rendah berkisar 13—23°C, avokad rentan terkena cendawan yang menyerang bagian akar. Inilah yang akan membuat akar menjadi busuk dan mati.

Markisa

Markisa berasal dari Amerika Latin, seperti Brazil, dan kini sudah tersebar di seluruh dunia. Di Indonesia, markisa sering ditanam di dataran tinggi seperti di Goa, Malino, dan Brastagi. Tanaman markisa dapat tumbuh di ketinggian 1.000—2.000 mdpl pada iklim basah dan ditanam saat menjelang musim hujan. Biasanya, bibit akan disemai pada akhir musim hujan agar pertumbuhannya lebih cepat.

Meskipun dapat tumbuh subur di daerah dengan curah hujan tinggi, pohon markisa tidak tahan terhadap lahan yang tergenang air. Musim panen raya buah markisa masuk pada musim hujan, yaitu Agustus—Januari.

Baca Juga:  Tanaman Buah Tidak Kunjung Berbuah? Mungkin Ini Penyebabnya!

Nanas

Nanas berasal dari Amerika Tropis, yakni Brasil, Argentina, dan Peru. Di Indonesia, nanas ditanam di dataran tinggi berkisar 1.200 mdpl seperti Subang, Bogor, Riau, dan Palembang. Nanas dapat tumbuh dengan baik pada daerah yang memiliki curah hujan tinggi. Namun, jangan sampai lahan nanas tergenang air karena akan menyebabkan busuk akar akibat cendawan.

Loading...
Loading...