Jenis Burung Kicau Juara

Pertanianku— Dari berbagai jenis burung kicau yang ada di dunia, tidak semua bisa diikutkan kontes dan menjadi juara. Oleh karena itu, ada beberapa jenis burung kicau yang memang dikhususkan untuk ikut lomba karena “keahliannya” sudah terbukti mampu memenangkan kontes. Namun, bukan berarti burung yang tidak bisa dikonteskan kurang bagus dipelihara. Burung tersebut tetap bisa dijadikan burung peliharaan.

jenis burung kicau
foto: https://dlh.kulonprogokab.go.id/

Berikut ini beberapa jenis burung kicau yang sudah terkenal dapat menjuarai berbagai kontes burung kicau.

Murai batu

Loading...

Murai batu merupakan burung kicau yang menyandang gelar raja burung kicauan. Burung murai bernama Latin Copsychus malabaricus, tergolong burung ocehan kelas unggul sejak 1970-an. Murai bersifat teritorial yang akan mempertahankan daerah wilayahnya sekuat tenaga. Burung ini mampu hidup di hutan dataran rendah hingga dataran tinggi dengan ketinggian 1.500 mdpl. Namun, murai lebih sering ditemukan di ketinggian 500—600 mdpl.

Hanya burung murai jantan yang sering dikonteskan karena memiliki penampilan yang menarik dengan kicau yang merdu. Murai memiliki suara kicauan alami dan mampu menirukan suara, bahkan sering disebut sebagai peniru ulung.

Kacer

Kacer merupakan burung ocehan yang dominan berwarna hitam dan warna putih di bagian bawah tubuh dan sayap. Burung ocehan ini sangat aktif bergerak dan lincah. Kelincahannya tersebut sering membuat para pehobi menyukainya.

Kacer sering ditemukan di dekat rumpun bambu sehingga masyarakat Jawa Barat sering menyebutnya dengan nama manuk haur atau burung bambu. Sementara itu, karena gerakannya yang lincah, masyarakat Jawa Timur dan Jawa Tengah menjulukinya dengan nama srintil. Suara kicau burung kacer terbilang sangat khas dan unik.

Toet

Sosok tubuh burung toet sebenarnya tidak begitu proporsional. Bagian paruhnya terlalu besar dibanding ukuran kepala dan tubuhnya. Namun, ketidakproporsionalan tersebut menyebabkan daya tarik di kalangan pehobi burung kicau. Nama Latin burung ini adalah Lanius schach. Burung toet memiliki tingkah yang agresif dalam kontes.

Baca Juga:  Jangan Panik! Begini Cara Mengatasi Sapi Diare

Banyak pehobi yang menamai burung ini pentet. Sebenarnya, toet bisa beradaptasi dengan mudah di kawasan pemukiman penduduk. Namun, karena sering ditangkap untuk dijual, populasi burung toet liar semakin berkurang, bahkan sudah sangat jarang Anda bisa menemukan burung ini di pemukiman warga.

Cucak hijau

Tak hanya kicauannya yang mampu memikat hati pehobi burung kicau, warna bulu yang didominasi warna hijau dan tampak elegan membuat para hobiis menyukai burung ini. Suara kicau cucak hijau sebenarnya tidak terlalu keras. Namun, dengan latihan dan pakan yang tepat, suara kicau cucak bisa disejajarkan dengan burung kicau juara lainnya.

 

 

Loading...
Loading...