Jenis Hama yang Kerap Menyerang Tanaman Sayuran pada Instalasi Vertikultur

Pertanianku — Meskipun tanaman vertikultur terbilang lebih jarang terserang hama, tetap saja teknik budidaya ini mengalami gangguan serangan hama. Ada beberapa jenis hama tanaman sayuran yang perlu Anda waspadai karena dapat menyerang secara tiba-tiba.

hama tanaman sayuran
foto: Pertanianku

Ulat tanah

Ulat tanah atau cut worms (Agrotis sp.) sering menyerang tanaman cabai, bawang, kubis, dan tomat. Serangan ulat tanah ditandai dengan adanya pangkal batang yang terpotong pada bagian batas permukaan tanah atau terlihat adanya penggerogotan batang.

Pengendalian ulat tanah dapat dilakukan dengan Thiodan 35 EC 2 cc/l, Decis 2,5 EC 0,5—1 cc/l, atau Basamin G (fumigasi tanah) 300 gram/m3.

Ulat perusak daun

Ulat perusak daun (Crocidolomia binotalis) merupakan hama yang sering menyerang kubis, sawi, dan petsai. Serangan hama ini ditandai dengan adanya kerusakan di bagian bawah permukaan daun kubis. Apabila serangan ulat tidak segera diatasi, ulat tersebut dapat memakan seluruh daun, khususnya daun muda dan titik tumbuh kubis.

Hama ulat perusak daun dapat diatasi dengan Decis 2,5 EC 0,5—1 cc/l, Hostathon 40 EC 0,75—1,5 cc/l, atau Ambush 2 EC.

Kutu daun

Kutu daun (Myzus persicae) sering menyerang tanaman cabai, tomat, terung, selada, dan seledri. Tanaman yang sudah terserang kutu daun akan mengalami distorsi bentuk daun muda menjadi mengerut ke bawah, terdapat bercak klorosis dan daun terlihat mengering seperti terbakar matahari. Kutu daun juga dapat menyebabkan ukuran buah cabai menjadi kecil dan memicu munculnya cendawan jelaga.

Kutu daun dapat diatasi dengan Decis 2,5 EC 0,5—1 cc/l, Hostathon 40 EC 0,75—1,5 cc/l, Ambush 2 EC, dan Curacorn 500 EC.

Ulat grayak

Ulat grayak (Spodoptera sp.) sering menyerang tanaman bawang, cabai, kubis, kangkung, dan kacang-kacangan. Ulat ini dapat memakan sebagian besar bagian daun dan menyisakan tulang serta epidermis daun bagian atas. Tanaman yang terserang hama ulat grayak akan tampak berwarna keputihan. Anda biasanya dapat menjumpai larva muda pada daun di bagian bawah.

Baca Juga:  Langkah Mudah Menanam Bunga Teratai Putih

Hama ulat grayak dapat diatasi dengan Decis 2,5 EC 0,5—1 cc/l, Thiodan 35 EC 2 cc/l, atau Hostathion 40 EC 2 cc/l.