Jenis Itik yang Cocok Diternakkan di Kandang Baterai

Pertanianku — Pada dasarnya semua jenis itik dapat diternakkan di kandang baterai. Namun, hanya ada beberapa jenis itik yang memiliki tingkat produktivitas tinggi saat dipelihara di kandang baterai. Berikut ini beberapa jenis itik yang cocok untuk diternakkan di kandang baterai.

kandang baterai
foto: Pertanianku

Itik alabio

Itik alabio (Anas platurynctos) merupakan itik asli Indonesia dan berasal dari Kalimantan Selatan. Itik alabio terkenal sebagai penghasil telur yang cukup menjanjikan. Tiap tahunnya itik ini rata-rata dapat menghasilkan telur sebanyak 230—248 butir dengan berat rata-rata telur sekitar 62 gram.

Alabio sudah mulai bertelur setelah memasuki umur 24 minggu. Namun, waktu tersebut bisa berubah bergantung pada cara pemeliharaan serta kualitas pakan yang diberikan.

Itik tegal

Sesuai dengan namanya, jenis itik ini berasal dari Tegal, Jawa Tengah. Itik tegal atau Anas javanica memiliki ciri khas yang mudah dikenali, yakni berbadan langsing dengan postur tubuh tegak. Produktivitas itik tegal relatif tinggi karena dapat mencapai 200—230 butir/tahun.

Itik tegal branjangan memiliki produktivitas yang lebih tinggi dibanding jenis itik tegal lainnya. Tingkat produktivitasnya dapat mencapai 250 butir/ekor/tahun.

Itik bali

Itik bali atau Anas sp. memiliki warna tubuh yang sangat beragam sehingga orang-orang lebih sering menyebut itik ini sesuai dengan warna bulunya. Produktivitas itik bali memang terbilang lebih rendah daripada itik tegal dan alabio, yakni hanya sekitar 100—150 butir/tahun. Kerabang telur yang dihasilkan itik bali umumnya berwarna putih.

Itik mojosari

Itik mojosari berwarna kemerahan dengan variasi cokelat, hitam, dan putih. Sekilas itik mojosari terlihat mirip itik tegal, tetapi itik mojosari lebih tinggi dengan warna bulu yang lebih terang. Selain itu, produksi telur itik mojosari lebih tinggi daripada itik tegal, yakni mencapai 200—250 butir/ekor/tahun.

Baca Juga:  Cara Penanganan Penyakit Antraks pada Sapi yang Benar

Kerabang telur yang dihasilkan itik mojosari berwarna biru muda dengan tekstur cukup keras. Itik ini banyak dijumpai di daerah Mojosari, masyarakat sering memeliharanya dengan sistem semi-intensif.

Itik magelang

Itk magelang banyak terdapat di Magelang, Jawa Tengah. Pada bagian leher itik terdapat bulu berwarna putih selebar 1—2 cm dan berbentuk seperti kalung. Produksi telur itik magelang dapat mencapai 170 butir/ekor/tahun dengan bobot telur yang dihasilkan sekitar 69,5 gram/butir. Telur itik magelang sering diolah oleh masyarakat menjadi telur asin.