Jenis-Jenis Domba Ternak

Pertanianku — Ternak domba merupakan salah satu usaha yang bisa diandalkan sebagai sumber pendapatan. Sebenarnya, jumlah dan jenis domba yang diternakkan sangat banyak. Akan tetapi, para ahli menduga, semua domba yang ada sekarang berasal dari domba primitif yang masih liar yang dibedakan menjadi tiga kelompok, yakni Ovis musimon, Ovis ammon, dan Ovis vignei.

jenis domba
foto: Pixabay

Langkah pertama yang sangat penting dilakukan ketika memulai usaha peternakan adalah memilih jenis domba yang tepat. Umumnya, domba dikelompokkan menjadi tiga, yakni domba potong, wol, dan dwiguna (sebagai penghasil daging sekaligus wol).

Domba tipe pedaging

Domba tipe pedaging atau potong biasanya memiliki bentuk badan padat, dada lebar dan dalam, leher pendek, serta garis punggung dan pinggang lurus. Bagian kaki cenderung pendek dan seluruh tubuh berurat daging yang padat. Beberapa domba yang termasuk tipe pedaging antara lain southdown, hampshire, dan oxford.

Domba tipe wol

Domba tipe wol memiliki ciri-ciri berupa tubuh yang ringan, kaki halus, berdaging tipis, serta berperilaku lincah dan aktif. Ciri khas domba tipe wol bisa dilihat dari permukaan daging dan kulit yang agak longgar serta berlipat-lipat. Beberapa domba yang termasuk tipe wol antara lain merino, rambouillet, dorset, dan suffolk.

Domba asli Indonesia belum dapat dikelompokkan ke salah satu tipe yang ideal dari kedua tipe tersebut. Walaupun demikian, domba-domba di Indonesia umumnya mengarah kepada tipe potong atau pedaging. Hal itu karena domba tipe wol sampai saat ini belum diminati oleh peternak di Indonesia.

Permintaan wol di Indonesia yang rendah disebabkan oleh banyak faktor. Salah satunya  karena pemasaran wol di Indonesia belum ramai karena iklim Indonesia kurang sesuai untuk pemakaian wol, serta teknologi pengadaan wol yang belum mendapat prioritas dari para pengusaha.

Baca Juga:  Dua Cara Mengawinkan Domba

Permintaan wol di Indonesia sendiri terbilang belum sebagus permintaan daging domba. Daging domba biasanya diolah menjadi sate atau gulai yang banyak dijual di warung-warung dan rumah makan. Permintaan daging domba semakin meningkat saat menjelang hari raya kurban (Iduladha) bagi umat Islam. Permintaannya bisa melonjak hingga dua kali lipat.