Jenis-jenis Jamur Kayu yang Bisa Dikonsumsi

Pertanianku Jamur kayu merupakan jamur yang tumbuh di media kayu. Ada beberapa jenis jamur kayu yang biasa dikonsumsi karena aman dan tidak menyebabkan efek samping. Berikut ini beberapa jenis jamur kayu yang bisa dikonsumsi.

jamur kayu
foto: Pertanianku

Jamur tiram

Jamur tiram sering disebut sebagai oyster mushroom. Tudung jamur tiram berbentuk seperti cangkang kerang dengan bagian tengah yang cekung dan berwarna putih.

Jamur tiram sudah sangat umum dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia karena rasanya yang lezat dan mengandung gizi cukup tinggi. Tak heran, jamur ini banyak dibudidayakan. Adapun jenis jamur tiram yang banyak dibudidayakan, antara lain jamur tiram putih, jamur tiram abu-abu, jamur tiram cokelat, dan jamur tiram merah.

Pertumbuhan jamur tiram sangat bergantung pada tingkat keasaman media. Media dengan pH yang terlalu rendah atau terlalu tinggi dapat menghambat pertumbuhan jamur. Jamur membutuhkan media tumbuh dengan pH normal sebesar 6—7.

Suhu udara juga memegang peranan penting pada pertumbuhan badan buah jamur. Suhu yang optimal untuk mendukung pertumbuhan jamur tiram dibedakan menjadi dua fase, yaitu fase inkubasi dan fase pembentukan badan buah.

Pada fase inkubasi, jamur membutuhkan suhu udara sebesar 22—28°C. Sementara itu, fase pembentukan tubuh buah membutuhkan suhu berkisar 16—22°C dengan tingkat kelembapan rata-rata sebesar 60—70 persen.

Jamur kuping

Jamur kuping mengandung protein, vitamin, dan mineral yang cukup tinggi. Kandungan protein di dalam jamur kuping mencapai 19—35 persen. Selain itu, jamur juga mengandung sembilan macam asam amino esensial yang bagus untuk tubuh. Keistimewaan lainnya dari jamur kuping adalah tidak mengandung koleserol.

Jamur kuping terbilang cukup mudah dibudidayakan dan hasil panennya dapat disimpan dalam kondisi kering.

Baca Juga:  Hama dan Penyakit Tanaman Mangga yang Kerap Meresahkan

Di habitat aslinya, jamur kuping merupakan jamur kayu yang tumbuh di atas sisa-sisa tumbuhan atau kayu yang lembap. Nama ‘kuping’ diberikan pada jamur ini karena bentuknya yang menyerupai telinga manusia.

Tubuh jamur kuping berwarna cokelat kehitaman, tetapi Anda juga bisa menemukan jamur kuping berwarna cokelat tua.

Jamur kuping terbagi menjadi empat jenis, yaitu Auricularia auricular, Auricularia polytricha, Auricularia cornea, dan Auricularia fuscosuccinea.

 


loading...