Jenis-jenis Kambing Perah Unggul

PertaniankuKambing perah unggul merupakan kambing perah yang bisa menghasilkan susu dalam jumlah banyak yang melebihi kebutuhan susu untuk anaknya. Kelebihan susu kambing itu bisa dimanfaatkan oleh manusia untuk dikonsumsi. Selain jumlahnya banyak, susu yang dihasilkan juga bermutu.

kambing perah unggul
foto: pixabay

Namun, Anda juga perlu memberikan perlakuan yang sesuai, seperti cara merawat hingga pakan yang digunakan untuk mendapatkan susu kambing yang bermutu dan jumlahnya melimpah. Berikut ini beberapa jenis kambing perah unggul yang ada di berbagai belahan dunia.

Kambing PE (peranakan etawa)

Loading...

Sebelum membahas di berbagai belahan dunia yang jauh, di Indonesia ada kambing perah unggulan, yaitu kambing peranakan etawa (PE) yang dihasilkan dari persilangan antara kambing etawa dan kambing kacang. Hasil perkawinan tersebut menghasilkan anakan kambing yang memiliki postur tubuh seperti kambing etawa. Kambing PE sudah bisa berkembang biak dengan baik di Indonesia. Saat ini, kambing PE diternakkan untuk diambil daging ataupun susunya.

Kambing alpen

Sesuai dengan namanya, kambing perah ini berasal dari Pegunungan Alpen di Austria dan Prancis. Bobot kambing alpen dewasa sekitar 55 kg. Kambing ini terkenal tidak sulit dalam melahirkan dan memiliki keahlian yang baik dalam menyusui anaknya. Kambing alpen dapat menghasilkan susu hingga 4,5 kg per hari, produksi susu semakin meningkat saat memasuki masa laktasi kedua dan ketiga.

Kambing barbari

Kambing ini berambut pendek dengan warna bercak-bercak putih dan cokelat muda. Berat kambing barbari yang sudah dewasa sekitar 27—36 kg. Kambing barbari banyak dipelihara di India Utara dan Pakistan Barat. Kambing ini bisa melahirkan anak kambing kembar dua atau tiga. Kambing barbari bisa menghasilkan susu sebanyak 144 kg per masa laktasi yang terjadi selama 235 hari.

Baca Juga:  Tips untuk Mencegah Kematian DOC Saat Berumur 2—7 Hari

Kambing kamori

Kambing kamori bisa beradaptasi dengan kondisi cuaca yang kering dan buruk. Kambing ini banyak diternakkan di daerah Sind, Pakistan. Kambing kamori termasuk kambing besar dengan telinga menggantung. Kambing kamori bisa menghasilkan susu sebanyak 2—4 kg per hari.

Kambing saanen

Kambing saanen banyak ditemui di daerah Switzerland Barat, Swiss. Kambing saanen merupakan penghasil daging dan susu yang baik. Kambing ini sudah tersebar luas di seluruh dunia. Kambing saanen bisa menghasilkan susu sebanyak 800 kg per ekor saat masa laktasi yang berlangsung selama 250 hari.

 

 

 

Loading...
Loading...