Jenis-jenis Kambing Potong Unggulan

Pertanianku — Diperkirakan ada sekitar 400 bangsa kambing yang tersebar di seluruh dunia, baik di daerah tropis maupun subtropis. Kambing potong disebut unggulan apabila memiliki cita rasa daging yang disukai oleh banyak orang dan perkawinannya bisa dilakukan kapan saja sehingga produksi daging akan terjadi sepanjang tahun.

kambing potong
foto: Pertanianku

Untuk Anda yang tertarik memulai usaha ternak kambing, berikut ini 4 jenis kambing potong unggulan yang bagus untuk diternakkan.

Kambing kacang

Kambing kacang merupakan jenis kambing potong yang paling sering dipelihara karena mudah dipelihara dan sering melahirkan anak kembar. Bahkan, kambing kacang bisa menghasilkan tiga anak kembar dalam satu kali periode melahirkan. Selain itu, kambing kacang juga bisa berkembang biak sepanjang tahun.

Teknik perawatan yang dibutuhkan kambing kacang terbilang sederhana. Kambing kacang terkenal sebagai ternak yang tahan derita, lincah, tersebar luas, dan mampu beradaptasi di berbagai jenis lingkungan. Kambing kacang tersebar di beberapa negara Asia, seperti Indonesia, Filipina, dan Malaysia.

Kambing creolo

Kambing creolo merupakan kambing potong yang berasal dari Amerika Latin dan Amerika Tengah. Kambing ini lebih senang di daerah kering. Oleh karena itu, bulunya tipis, pendek, dan berwarna hitam atau kecokelatan. Tanduk kambing creolo melengkung dan telinganya pendek serta tegak.

Kambing creolo dewasa memiliki bobot sebesar 40—60 kg dengan bentuk tubuh gempal. Creolo bisa menghasilkan anak sebanyak 1—2 ekor setiap kali melahirkan.

Kambing benggala hitam

Kambing benggala hitam terkenal sebagai penghasil daging dan susu yang sedikit. Namun, rasa daging yang dihasilkan terbilang sangat enak, lezat, dan lunak sehingga kambing benggala hitam sering diternakkan sebagai kambing potong. Selain itu, mutu kulit yang dihasilkan kambing benggala hitam terbilang sangat bagus dan sering dijadikan sebagai bahan baku pembuat sepatu.

Baca Juga:  Kunci Keberhasilan Perkawinan Sapi agar Bunting

Kambing gaddi

Kambing gaddi sering disebut sebagai kambing dwiguna karena menghasilkan daging dan bulu/rambut. Kambing gaddi dewasa menghasilkan rambut kasar sebanyak 0,5—1 kg per ekor dengan panjang sekitar 17—25 cm. Kambing gaddi lebih sering dijumpai di daerah Pegunungan India Utara dan Pakistan.