Jenis-jenis Kopi Luwak yang Perlu Anda Ketahui

Pertanianku— Berdasarkan buah kopi, jenis kopi luwak terdiri atas kopi luwak robusta dan arabika. Sementara itu, berdasarkan proses produksi, jenis kopi luwak terbagi menjadi kopi luwak alami dan kopi luwak kandang.

jenis kopi luwak
foto; Pertanianku

Kopi luwak alami

Kopi luwak alami dihasilkan dari luwak liar yang berada di sekitar kebun kopi. Kopi ini didapatkan dengan cara mengumpulkan biji kopi dari tempat yang biasa digunakan luwak liar untuk membuang kotoran. Biasanya, tempat tersebut berada di bawah pohon, di atas kayu kering, atau di atas onggokan ranting kering.

Pada daerah tersebut biasanya sering ditemukan gumpalan biji kopi dengan tingkat kesegaran yang berbeda-beda. Ada yang masih segar karena baru dikeluarkan dan ada juga yang sudah kurang segar.

Biji kopi luwak alami umumnya mampu menghasilkan cita rasa khas, yakni asam, pahit, dan kekentalannya sangat berimbang. Aroma kopi luwak alami terkenal sangat intens dengan rasa manis dan clean atau bebas dari cacat cita rasa. Namun, terkadang ada juga biji kopi luwak yang memiliki rasa tanah terlalu kuat. Rasa tersebut umumnya dihasilkan dari biji kopi yang sudah lama dan berjamur.

Kopi luwak kandang

Meski rasa yang dihasilkan dari kopi luwak alami terbilang sangat khas dan memiliki banyak keunggulan, biji kopi luwak alami memiliki kelemahan dari sisi keberlangsungan produksi dan konsistensi mutu fisik biji kopi yang dihasilkan.

Oleh karena itu, muncullah usaha produksi kopi luwak dengan sistem kandang. Sistem kandang bertujuan mengatasi dan menghilangkan kesulitan petani dalam mengumpulkan biji kopi. Selain itu, konsistensi hasil yang didapatkan lebih terkontrol.

Luwak harus dipelihara dalam kandang individu. Hal ini karena luwak memiliki sifat kanibal yang dapat saling membunuh apabila diletakkan dalam kandang yang sama.

Baca Juga:  Bubur Kacang Hijau, Menu Buka Puasa yang Mainstream dan Bergizi

Buah kopi yang disajikan harus dalam keadaan segar karena luwak tidak mau makan buah kopi yang sudah tidak segar dan rusak. Hal tersebut dapat mengganggu selera makan dan kesehatannya.

Kopi yang dihasilkan dari biji kopi luwak kandang terbilang lebih baik dibanding kopi luwak alami. Hal ini karena pakan yang dikonsumsi luwak lebih terkontrol dan biji yang dihasilkan selalu segar.