Jenis-jenis Pakan Hijauan Ternak yang Kaya Protein

Pertanianku — Pakan hijauan termasuk pakan utama ternak ruminansia sehingga produksi ternak ruminansia sangat dipengaruhi oleh ketersediaan pakan hijauan yang cukup. Tidak semua jenis pakan hijauan ternak mengandung nutrisi yang bagus untuk ternak. Salah satu nutrisi yang dibutuhkan oleh ternak adalah protein. Berikut ini beberapa jenis pakan hijauan ternak yang kaya akan protein.

pakan hijauan ternak
foto: Pertanianku

Indigofera sp

Indigofera merupakan tanaman leguminosa yang memiliki 700 spesies dan tersebar di beberapa benua. Tanaman indigofera sp sangat cocok dikembangkan di Indonesia karena daya adaptasinya cukup tinggi. Tanaman ini toleran terhadap kekeringan, air, dan salinitas. Tanaman ini juga mampu tumbuh dengan cepat di lingkungan yang kurang subur. Indigofera dapat tumbuh dengan baik di musim kemarau, meski mengalami penurunan volume.

Kaliandra

Kaliandra atau Calliandra calothyrsus terdapat dua macam. Pertama, kaliandra merah yang menghasilkan buah berwarna merah. Kedua, kaliandra putih yang berbunga putih. Daun kaliandra sudah bisa dipanen sebagai pakan sejak tanaman berumur 8—12 bulan.

Kandungan protein kasar di dalam kaliandra sebesar 20 persen. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada kondisi tanah yang buruk dan beradaptasi di tanah yang asam.

Turi

Turi atau Sesbania grandiflora termasuk jenis leguminosa yang berasal dari Asia Tropik, seperti Indonesia, Malaysia, Filpina, Myanmar, dan India. Turi mampu tumbuh di dataran rendah hingga dataran tinggi dengan curah hujan sekitar 2.000—4.000 mm/tahun. Namun, turi juga bisa tumbuh di daerah dengan curah hujan rendah.

Kandungan protein kasar di dalam daun turi sebesar 25—30 persen. Selain itu, daun turi juga mengandung tannin.

Gamal

Gamal atau Gliricidia sepium termasuk tanaman leguminosa yang berasal dari Amerika Tengah dan Brazil. Di dalam daun gamal mengandung protein kasar sekitar 20—30 persen dan serat kasar sekitar 15 persen. Selain itu, di dalam daun gamal juga mengandung senyawa yang dapat menghambat pembekuan darah. Senyawa tersebut menyebabkan rasa daun ini menjadi pahit.

Baca Juga:  Cara Membuat Pakan Konsentrat Kelinci

Tanaman kacang sentro

Tanaman kacang sentro mengandung protein kasar sekitar 24 persen dan serat kasar sekitar 32 persen. Tanaman kacang sentro bisa tumbuh pada cuaca yang dingin. Sayangnya, benih tanaman kacang sentro terbilang sedikit sehingga tidak banyak peternak yang mampu memanfaatkan tanaman ini sebagai pakan hijauan.