Jenis-jenis Pakan Puyuh yang Wajib Peternak Tahu

Pertanianku — Sebagai peternak, Anda seharusnya mengetahui kebiasaan makan puyuh yang mencakup jenis-jenis pakan puyuh tersebut. Pengetahuan ini berguna untuk memberikan kenyamanan pada puyuh dalam memperoleh pakan yang sesuai dengan kebutuhannya.

jenis-jenis pakan puyuh
Foto: Google Image

Kombinasi kandungan bahan yang terdapat dalam pakan disesuaikan dengan umur puyuh. Standarisasi pakan untuk puyuh dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan Badan Standarisasi Nasional, yaitu pakan puyuh petelur pemula dan pakan puyuh petelur dara.

Pakan puyuh petelur pemula (quail starter)

Loading...

Pada saat puyuh masih anakan, pertumbuhan tubuh sangat perlu dipacu. Kandungan pakan yang harus dikonsumsi di masa pertumbuhan ini adalah protein. Adapun susunan kandungan gizi bahan pakan untuk puyuh anakan sebagai berikut.

  • Kadar air (maksimal) =14,0%
  • Protein kasar (minimal) = 24,0%
  • Lemak kasar (minimal) = 2,8%
  • Serat kasar (maksimal) = 4,5%
  • Abu (maksimal) = 8,0%
  • kalsium (ca) (minimal) = 0,8—1,0%
  • Fosfor total (P) (minimal) = 0,60%
  • Fosfor tersedia = 0,40%
  • Energi termetabolis (ME) (minimal) = 2.900 kkal/kg
  • Aflatoxin (maksimal) = 40 ppb
  • Lisin (minimal)  = 1,15%
  • Metionin (minimal) = 0,40%
  • Metionin + sistin (minimal) = 0,8%

Pakan ini diberikan pada anakan puyuh berumur 1—30 hari. Pada umur lebih dari 21 hari, kandungan protein dalam pakan dikurangi. Pengurangan ini bertujuan menghindari terjadinya produktivitas telur yang terlalu awal.

Pakan puyuh petelur dara (puyuh dewasa)

Puyuh petelur dara merupakan puyuh yang telah siap menghasilkan telur. Pada kondisi ini, kelenjar yang memengaruhi pembentukan sel telur telah aktif. Adapun susunan kandungan gizi bahan pakan puyuh telur dara sebagai berikut.

  • Kadar air (maksimal) = 14,0%
  • protein kasar (minimal) = 20,0%
  • Lemak kasar (minimal) = 2,8%
  • Serat kasar (maksimal) = 5,0%
  • Abu (maksimal) = 8,0%
  • kalsium (ca) (minimal) = 3,8—4,1%
  • Fosfor total (p) (minimal) = 0,60%
  • Fosfor tersedia = 0,40%
  • Energi termetabolis (ME) (minimal) = 2.700 Kkal/kg
  • Aflatoxin (maksimal) = 40 ppb
  • Lisin (minimal) = 1,00%
  • Metion (minimal) = 0,35%
  • Metion + sistin (minimal) = 0,70%
Baca Juga:  Manfaat Gula Jawa untuk Ayam Kampung

Setelah masa anakan selesai, protein dikurangi dari 24,0% menjadi 20,0%. Pada masa ini, protein digunakan untuk memacu produktivitas telur.

Loading...
Loading...