Jenis-jenis Sapi Perah yang Populer

Pertanianku — Tidak semua jenis sapi dapat dijadikan sapi perah, hanya ada beberapa jenis sapi yang memiliki produktivitas susu yang cukup tinggi. Sapi tersebut biasanya difokuskan sebagai penghasil susu dan jantannya dijadikan sebagai penghasil daging.

sapi perah
foto: Pertanianku

Pada umumnya sapi perah yang populer berasal dari luar negeri atau impor. Namun, saat ini telah ada sapi penghasil susu lokal berkualitas yang dihasilkan dari kawin silang. Berikut ini beberapa jenis sapi perah yang sudah cukup populer di Indonesia.

Friesian Holstein (FH)

Sapi friesian holstein berasal dari Belanda dan menjadi salah satu sapi perah yang sangat terkenal. Sapi betina dipelihara sebagai penghasil susu, sedangkan jantannya dipelihara sebagai sapi pedaging. Sapi ini berwarna hitam dengan belang berwarna putih. Bagian kepalanya panjang, lebar, dan lurus.

Sapi friesian holstein memiliki karakteristik yang jinak dan tenang sehingga cukup mudah untuk diternakkan. Betina yang sudah dewasa dapat berbobot 570—730 kg, sedangkan sapi jantan dewasa mencapai 800 kg.

Sapi ini memiliki keistimewaan berupa produksi susu yang tinggi, sekitar 1.800—2.000 liter per periode laktasi dengan masa laktasi yang berlangsung 9,5 bulan. Produksi harian sapi friesian holstein sekitar 8,92 liter per hari.

Grati

Sapi grati merupakan hasil persilangan antara sapi FH dan sapi lokal. Penampilan fisik sapi grati sangat mirip dengan sapi FH, hanya saja ukuran tubuhnya terbilang lebih kecil. Produksi susu harian sapi grati rata-rata sekitar 12,3 liter dengan masa laktasi sembilan bulan. Karena hasil persilangan dengan sapi lokal, sapi grati dapat beradaptasi dengan mudah terhadap iklim Indonesia.

Jersey

Sesuai dengan namanya, sapi jersey berasal dari Jersey, Kepulauan Channel. Sapi perah ini berukuran lebih kecil dari sapi FH. Tubuhnya berwarna cokelat seperti kijang dengan ekornya yang berwarna hitam, warna tersebut sangat kontras. Bobot sapi jersey jantan mencapai 540—820 kg, sedangkan sapi jersey betina mencapai 400—500 kg.

Baca Juga:  Langkah-langkah Merawat Kelinci yang Sedang Sakit

Masa bunting sapi jersey berlangsung selama 278 hari dan produksi susu sapi jersey mencapai 22 liter per hari, lebih tinggi daripada sapi grati.