Jenis-jenis Tanaman Langka Indonesia yang Terancam Punah


Pertanianku — Indonesia merupakan negara dengan kekayaan alam yang melimpah. Memiliki berbagai macam tanaman yang jumlahnya mencapai ribuan jenis dan spesies. Namun sayang, beberapa jenis tanaman langka Indonesia kini terancam punah.

tanaman langka Indonesia
Foto: Google Image

Untuk mencegah kepunahan, sudah sepatunya untuk menjaga kekayaan alam nusantara. Beberapa tanaman langka yang hampir punah tersebut sebagai berikut.

  1. Edelweiss jawa

Bunga senduro atau edelweiss jawa merupakan salah satu jenis tanaman langka di Indonesia yang saat ini mencapai titik paling kritis dalam jumlah populasinya. Tanaman ini hanya dapat tumbuh di kawasan Pegunungan Jawa saja.

Jumlahnya terus berkurang karena sering diambil oleh para pendaki gunung yang tidak punya rasa tanggung jawab tinggi kepada lingkungan. Kondisi menyedihkan ini masih ditambah lagi dengan adanya erupsi gunung berapi yang membuat sebagian besar tanaman edelweiss jawa tidak mampu bertahan hidup.

  1. Daun payung

Jenis tanaman langka berikutnya adalah bunga payung yang hanya bisa ditemukan di daerah Pulau Sumatera. Tanaman yang bernama ilmiah Johannestijsmania alfifrons ini memiliki daun  yang ukurannya sangat besar dan lebar sekaligus kuat.

Pada zaman dulu, tanaman daun payung sering digunakan oleh masyarakat setampat untuk dijadikan atap rumah dan membuat dinding. Namun, saat ini jumlahnya makin sedikit dan jarang dapat ditemukan di habitat aslinya. Hal ini karena sudah banyak hutan yang dibabat untuk membuka lahan pertanian dan industri.

  1. Tengkawang

Tengkawang adalah tumbuhan yang dulu banyak ditemukan di daerah Kalimantan dan sering dipakai untuk membuat minyak penyedap masakan dan obat-obatan herbal. Minyak tersebut dibuat dari bijinya dengan cara dijemur hingga kering kemudian digoreng sangrai hingga biji tersebut mengeluarkan minyak.

Tanaman ini sebenarnya terdiri atas puluhan jenis, tetai 12 di antaranya sudah mulai langka dan sangat jarang ditemukan di hutan-hutan. Penyebabnya hampir sama, sering ditebang oleh manusia dan habitat aslinya digunduli untuk dijadikan lahan industri atau pertanian.

  1. Anggrek tebu

Salah satu jenis tumbuhan anggrek yang sudah menjadi tanaman langka dan terancam punah adalah anggrek tebu. Tanaman ini jika telah dewasa bisa mempunyai bobot yang sangat berat mencapai 1 ton dengan ukuran panjang kurang lebih 3 meter.

Bunganya berwarna kuning dan di permukaannya terdapat bintik-bintik merah dan cokelat atau merah kehitaman. Setelah mekar, bunga tersebut dapat bertahan sampai 2 bulan. Namun yang sangat disayangkan, jumlahnya di alam liar terus mengalami penyusutan karena sering diburu oleh para kolektor tanpa memedulikan akibatnya.

  1. Kayu ulin

Pohon kayu ulin sering disebut sebagai kayu besi karena memiliki karakter yang sangat keras dan kuat bahkan lebih kuat dibanding kayu jati dengan kualitas terbaik. Tanaman langka dari Pulau Kalimantan dan Sulawesi ini sering dijadikan sebagai komponen utama pada jembatan, dermaga laut, galangan kapal, dan konstruksi bangunan.

Ketinggiannya bisa mencapai 36 meter dan diamater batang hampir 1 meter. Namun, tanaman ini sangat sulit dibudidayakan dan dikembangbiakkan. Oleh karena itu, populasinya makin berkurang apalagi setelah habitat asli untuk pertumbuhannya juga mengalami penyusutan.

  1. Kantong semar

Kantong semar adalah tumbuhan yang sangat unik karena bisa mencari sumber makanan dari hewan-hewan kecil yang hinggap dekat kantungnya, kemudian dihisap. Karena itu, kantong semar juga disebut sebagai tanaman karnivora.

Kantong semar bisa memangsa hewan kecil seperti serangga saat usianya sudah dewasa. Jika ada hewan yang berterbangan di sekitar tanaman tersebut, kantungnya dapat membuka, lalu binatang tersebut akan terperangkap di dalamnya. Setelah itu, kantung langsung menutup lagi dan menjalankan proses pencernaan.