Jenis-Jenis Teh Populer dan Khasiatnya


Pertanianku — Salah satu minuman populer di dunia dan berkhasiat adalah teh. Ya, minuman ini memang cukup populer. Bahkan, di beberapa negara terdapat tradisi minum teh yang lekat dengan adat istiadat setempat. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini jenis-jenis teh populer beserta khasiatnya.

jenis-jenis teh populer
Foto: Pixabay
  1. Teh hitam

Teh hitam yang memiliki rasa kuat dan pekat ini mampu menurunkan kolesterol jahat, mengandung anti-oksidan, serta menyehatkan jantung dan sistem pencernaan. Beberapa jenis teh hitam yang terkenal di dunia berawal dari beberapa wilayah India seperti Assam, Darjeeling, dan Nilgiri.

Selain di India, teh hitam dari Cina juga banyak penikmatnya. Teh hitam dari Keemun, Lapsang Souchong, dan Yunnan berkarakter unik dan tidak ditemukan pada teh jenis lain. Teh hitam dari Keemun aromanya serupa bunga anggrek. Sementara, teh hitam Yunnan, lebih pekat dan berasa lebih manis seperti manis cokelat atau madu.

  1. Teh hijau
    Sesuai dengan namanya, teh hijau berwarna hijau meskipun telah melalui berbagai tahap pemrosesan pascapetik. Negara penghasil teh hijau yang cukup populer di dunia adalah Cina dan Jepang.Teh hijau adalah incaran orang-orang yang tengah menjalani program diet. Teh ini dinilai bisa membantu pembakaran lemak menjadi energi. Kandungan anti-oksidannya juga dipercaya mampu menurunkan risiko kanker.

    3. Teh oolong
    Kandungan kafein teh oolong lebih sedikit daripada teh hitam, tapi lebih banyak daripada teh hijau. Rasanya tidak begitu kuat juga tidak terlalu ringan.

Beberapa varian teh oolong memiliki rasa dan aroma buah atau bunga. Teh ini berkhasiat antara lain menjaga kolesterol, menstabilkan gula darah, mencegah osteoporosis, dan mengobati alergi kulit. Negara yang memproduksi dan mengembangkan teh ini, yaitu Cina dan Taiwan.

4. Teh putih
Teh putih ini sebenarnya berasal dari warna putih keperakan dari ‘rambut’ tunas teh yang masih tertutup. Meskipun disebut teh putih, warna seduhannya adalah kuning pucat. Teh ini banyak diproduksi di wilayah Cina, Taiwan, India, Thailand Utara, dan Nepal Timur.

Aroma teh putih ini yang seperti bunga atau bambu dinilai dapat memblokir mutasi DNA pemicu kanker. Hal ini karena kandungan anti-oksidannya tiga kali lipat lebih tinggi daripada jenis teh lain.

5. Teh pu-erh
Nama pu-erh sendiri diambil dari sebuah kota di Provinsi Yunnan, Cina. Teh pu-erh adalah teh yang diproses dengan metode fermentasi. Selama proses fermentasi, daun teh terpapar mikroflora dan bakteri fermentasi layaknya pembuatan wine atau yogurt.

Menurut kepercayaan masyarakat Cina, teh pu-erh berkhasiat mengobati gangguan pencernaan. Selain itu, studi lain menyebut teh ini mampu menurunkan kadar kolesterol.

Baca Juga:  Legitnya Alpukat Mampu Cegah Penyakit Jantung, Lho!