Jenis kandang berdasarkan penempatannya


Pertanianku – Berdasarkan penempatannya, kandang kelinci dapat dibedakan menjadi kandang di dalam ruangan, kandang di luar ruangan, dan kandang yang bisa dipindah-pindah (portabel).

Jenis kandang berdasarkan penempatannya

  • Kandang di dalam ruang

Kandang di dalam ruangan adalah kandang yang ditempatkan di dalam bangunan besar. Kandangnya berupa sangkar serta tidak membutuhkan atap sebagai pelindung sinar matahari atau air hujan. Dindingnya tidak perlu berupa dinding rapat untuk pelindung angin langsung dan udara dingin. Hal ini karena fungsi atap dan dinding tersebut sudah diambil alih oleh bangunan induk. Kandang sangkar di dalam ruangan dapat disusun dalam 2—3 tingkat. Peletakannya perlu diatur dengan cermat sehingga penggunaan ruangan efisien dan pengelolaan kelinci sehari-hari berlangsung mudah. Kandang ini biasanya dibangun oleh pengusaha besar yang beternak kelinci secara besar-besaran sebagai usaha pokok.

  • Kandang di luar ruang

Kandang di luar ruangan adalah kandang yang diletakkan di tempat terbuka. Kandang jenis ini memerlukan atap dan dinding yang dapat melindungi kelinci dari panas matahari, air hujan, terpaan angin, dan cuaca buruk. Kandang yang serupa ini biasanya dimiliki oleh peternak kecil, yang memelihara kelinci sebagai usaha sambilan.

Kandang ini berupa kandang panggung atau kandang berkaki. Lantai kandang berada di atas tiang setinggi 60—100 cm. Lantai kandang dibuat dari bilah bambu atau kayu yang berongga sekitar 2 cm agar kotoran dan kencing kelinci dapat jatuh ke bawah.

Kandang panggung dapat dibedakan menjadi tiga model, yaitu kandang individual, kandang koloni, dan kandang bertingkat. Kandang panggung individual memiliki ruangan yang disekat-sekat. Setiap sekat diisi satu ekor kelinci. Sekat tersebut bisa berupa dinding atau tempat pakan hijauan. Kandang panggung model koloni atau kelompok berupa ruangan luas sesuai dengan kapasitas yang diperlukan. Kandang ini bisa diisi induk kelinci jantan, induk kelinci betina, kelinci betina dengan anak-anaknya, atau anak-anak kelinci lepas sapih yang dibesarkan secara berkelompok. Sementara kandang panggung bertingkat atau kandang panggung baterai berupa kandang bertingkat. Antara tingkat atas dan tingkat di bawahnya terdapat semacam laci berbahan seng atau alumunium untuk menampung kotoran dan urin kelinci.

  • Kandang yang dipindah-pindah

Kandang yang dapat dipindah-pindah lazim disebut kandang sangkar. Jenis kandang ini bisa diletakkan di halaman berumput atau pekarangan, dan sewaktu-waktu dapat dimasukkan ke dalam rumah. Dengan memindahkan kandang dari dalam ke luar rumah, dapat memberi kesempatan kepada kelinci untuk lebih banyak mendapatkan udara segar dan sinar matahari sehingga kelinci merasa lebih nyaman. Kandang sangkar yang bisa dipindahpindah juga sering dipakai untuk mengisolasi kelinci tertentu (kelinci sakit) dari kelompoknya agar tidak menularkan penyakit.

Bahan kandang hampir sama seperti kandang dalam ruang maupun kandang di luar ruang. Namun, umumnya kandang ini konstruksinya lebih kuat karena posisinya sering dipindah-pindah. Bahan yang sering digunakan adalah bambu beserta dengan kawat ram atau jeruji besi.

 

Sumber: Buku Kelinci Potong

 

 

loading...
loading...