Jenis Kandang Sapi Berdasarkan Tujuan dan Pola Pemeliharaan

Pertanianku Kandang sapi potong yang akan dipakai tidak boleh sembarangan karena harus disesuaikan dengan tujuan dan pola pemeliharaan yang digunakan. Berdasarkan tujuannya, kandang sapi potong terbagi menjadi beberapa jenis, simak ulasan berikut ini!

kandang sapi
foto: Pertanianku

Kandang pembibitan

Kandang pembibitan digunakan unutk memelihara induk/calon induk yang ingin beranak atau pedet yang baru lahir hingga disapih saat berumur 4—7 bulan. Kandang pembibitan terbagi menjadi beberapa jenis sesuai dengan program perkawinannya, yakni kandang individu atau kandang kelompok. Kandang individu dapat digunakan untuk sapi yang dikawinkan dengan kawin suntik atau dibawa ke pejantan sesuai dengan keinginannya.

Kandang beranak

Kandang beranak atau kandang menyusui digunakan khusus untuk memelihara calon induk yang sudah bunting tua (7—8 bulan) hingga menyapih pedetnya. Kandang beranak berfungsi untuk menjaga keselamatan bagi pedet yang baru saja dilahirkan.

Kandang beranak dilengkap dengan palungan di bagian depan, selokan di bagian belakang, dan halaman pelumbaran. Lantai kandang beranak harus dijaga tetap bersih, kering, dan tidak licin agar tidak berbahaya bagi induk yang akan beranak dan pedet yang baru lahir.

Kandang pembesaran

Kandang pembesaran digunakan untuk memelihara pedet yang sudah lepas sapih (4—7 bulan) hingga dewasa berumur 18—24 bulan. Konstruksi kandang pembesaran harus mampu menjamin ternak tidak bisa keluar pagar dan mampu mencapai pakan yang berada di dalam palungan.

Setelah dari kandang pembesaran, dilakukan pemisahan antara jantan dan betina. Ternak jantan dipelihara untuk digemukkan atau calon pejantan, sedangkan yang betina dijadikan sebagai calon induk.

Kandang penggemukan

Kandang penggemukan digunakan untuk memelihara sapi jantan hingga mencapai bobot tertentu. Proses pemeliharaan ini akan berlangsung selama 4—12 bulan, bergantung pada kondisi ternak dan cara beternak yang dilakukan. Kandang penggemukan untuk ternak jantan dewasa sebaiknya bertipe kandang individu untuk menghindari perkelahian.

Baca Juga:  Komposisi Pakan Sapi Potong pada Fase Breeding

Kandang pejantan

Kandang pejantan digunakan untuk memelihara sapi jantan yang difungsikan khusus sebagai pemacek. Kandang ini dibangun dengan tipe individu dan dilengkapi dengan palungan pada bagian depan serta saluran pembuangan di bagian belakang.

Kandang paksa

Kandang paksa atau kandang jepit digunakan untuk melaksanakan perkawinan IB (inseminasi buatan), perawatan kesehatan, dan sebagainya. Panjang kandang hanya sekitar 110 cm, lebar 70 cm, dan tinggi 110 cm. Di bagian sisi depan kandang terdapat palang untuk menjepit leher ternak.

Kandang karantina

Kandang karantina digunakan untuk mengisolasi ternak dari ternak yang lain. Isolasi tersebut digunakan untuk pengobatan dan penyebaran suatu penyakit.