Jenis Makanan yang Paling Banyak Dipalsukan di Dunia


Pertanianku — Ada tiga jenis minuman dan makanan yang paling banyak dipalsukan di dunia. Ketiga jenis makanan dan minuman tersebut adalah minyak zaitun, susu, dan madu.

makanan yang paling banyak dipalsukan
Foto: Pixabay

Menurut World Custom Organization, nilai pemalsuan produk makanan di dunia mencapai 49 miliar dolar Amerika per tahun atau sekitar Rp744 triliun.

“Ini data global, data yang diolah di Amerika dari 1980 sampai 2010,” ungkap advisor untuk Kedutaan Besar Selandia Baru di Indonesia sekaligus analis kesehatan masyarakat Roy Sparringa, Rabu (10/10).

Roy mengatakan, ada banyak cara yang dilakukan oknum-oknum tak bertanggung jawab itu untuk memalsukan suatu produk. Beberapa cara di antaranya mengencerkan produk hingga menambahkan bahan tertentu demi meraup keuntungan yang lebih besar.

Ia juga menjelaskan, tidak semua produk makanan atau minuman palsu bermasalah dengan faktor keamanan pangan. Akan tetapi, produk-produk palsu ini akan merugikan konsumen karena konsumen tidak mendapatkan produk yang sesuai dengan kebutuhannya.

Salah satu contoh pemalsuan produk yang cukup menghebohkan adalah susu melamin. Untuk membuat kesan kandungan protein yang tinggi, produk susu palsu dari Cina dicampurkan dengan melamin.

“Melamin bukan protein ya, tapi melamin kan berbahaya (jika dikonsumsi), bisa berdampak buruk,” ujar Roy.

Bagi masyarakat awam, membedakan makanan atau minuman asli dengan produk palsu mungkin cukup sulit. Namun, produk palsu bisa dihindari dengan cara meningkatkan kehati-hatian saat membeli produk. Salah satu caranya adalah dengan mulai memerhatikan detail produk, asal produk hingga harga jual.

“(Misalnya) kalau minyak zaitun murah, mestinya curiga. Tapi tidak menjamin juga kalau dia jual (produk palsu) dengan harga tinggi,” katanya.

Baca Juga:  Petani Indonesia Patut Disebut Pahlawan Pangan