Jenis Pakan Ayam yang Sebaiknya Anda Tahu

Pertanianku — Sudahkah Anda mengetahui jenis-jenis pakan ayam? Untuk memulai budidaya ayam, salah satu hal yang paling penting diketahui adalah membedakan jenis pakan ayam. Tak hanya berdasarkan bahan dan proses pembuatannya, jenis pakan ayam biasanya juga digolongkan menjadi waktu pemberiannya pada ayam.

jenis pakan ayam
Foto dok. Pertanianku

Jenis pakan ayam yang pertama adalah pakan prestarter. Pakan ini memiliki kandungan protein sebanyak 23—24 persen. Seperti namanya, pakan ayam prestarter diberikan pada ayam di awal masa pertumbuhan, yakni pada usia 10—12 hari pertama.

Pakan prestarter diberikan agar ayam memiliki sistem kekebalan yang dibutuhkan oleh ayam yang baru saja tumbuh. Selain itu, jenis pakan ini ditujukan agar sel-sel dalam saluran pencernaan dapat tumbuh optimal untuk menunjang pertumbuhannya kelak.

Jenis pakan ayam berikutnya yang diberikan adalah pakan starter. Berbeda dengan jenis pakan sebelumnya, kali ini pakan yang diberikan harus mengandung protein sebesar 21—22 persen. Selain itu, pakan starter juga harus mengandung energi metabolis sebesar 3.035 kilo kalori. Pakan ini diberikan pada usia ayam yang berkisar 10—21 hari.

Berikutnya, ayam yang diternakkan harus diberi asupan pakan grower untuk menunjang pertumbuhan dan perbanyakan dagingnya. Hal ini terlihat dari kandungan proteinnya yang lebih rendah daripada jenis pakan ayam starter, yakni sebesar 19—20 persen. Jenis pakan ayam ini baiknya diberikan ketika umur ayam 22 hari hingga siap panen.

Selanjutnya, jenis pakan yang diberikan bagi ayam fase akhir adalah jenis pakan ayam finisher. Seperti namanya, pakan ayam ini diperuntukkan bagi ayam di akhir fase sebelum siap dipanen. Fungsi pakan ayam finisher adalah untuk proses hipertropi atau pembesaran sel pada ayam ternak.

Pakan finisher memiliki kandungan protein yang paling rendah dari jenis pakan ayam yang lebih dahulu diberikan. Kandungan protein ini hanya sebesar 18—19 persen. Selain itu, kandungan energi metabolisnya paling tinggi, yakni 3.180 kilo kalori.

Baca Juga:  Manfaat Kolostrum untuk Anak Kambing

Jenis pakan ini disesuaikan lagi dengan kebutuhan ayam. Anda dapat memperoleh pakan pabrikan dengan mudah di pasaran. Namun, bila Anda berbisnis Ayam Broiler Organik, sebaiknya Anda membuat pakan sendiri. Dalam buku yang diterbitkan oleh Penerbit Penebar Swadaya tersebut, Anda dapat menemukan berbagai tips mengenai pemberian hingga komposisi pakan organik bagi ayam broiler organik.

 


loading...