Jenis Penyakit Ikan Cupang yang Perlu Diwaspadai

Pertanianku — Sejak dahulu pesona ikan cupang memang tidak pernah hilang, meskipun trennya naik turun, ada saja momen-momen yang membuat ikan cupang naik lagi. Daya tarik ikan cupang adalah corak dan warna yang dapat memanjakan mata. Ikan hias ini memang terkenal kuat, tapi tahukah Anda cupang juga rentan terkena penyakit. Berikut ini beberapa jenis penyakit ikan cupang yang perlu Anda ketahui.

penyakit ikan cupang
Foto: Pertanianku

White spot (bintik putih)

Penyakit white spot menyerang sisik ikan. Kabar buruknya, penyakit ini sangat mudah menular. Penyebab utama bintik putih adalah kondisi air kolam dan pakan yang kotor. Ikan cupang yang sudah terjangkit penyakit bintik putih akan kehilangan nafsu makan, warnanya menjadi pucat, dan sirip serta ekornya menguncup. Dalam beberapa kasus, cupang terlihat menabrakkan tubuhnya ke dinding kolam karena rasa gatal.

Penyakit ini dapat diatasi dengan membersihkan akuarium dan mengganti airnya. Tambahkan obat biru dan garam pada air yang baru. Biasakan ikan terkena sinar matahari pagi.

Infeksi jamur kulit

Infeksi jamur ditandai dengan munculnya bercak putih pada sirip ikan. Bentuknya mirip seperti gumpalan kapas. Ikan cupang yang terkena infeksi jamur kulit akan kehilangan nafsu makan, gerakannya pasif, dan pada beberapa kasus ditemui warna tubuh yang semakin memudar. Penyebab utamanya sama seperti bintik putih, yakni air kolam yang kotor.

Penyakit ini dapat diatasi dengan mengganti seluruh air dan mengarantina ikan. Setelah itu, tambahkan obat biru pada air yang baru. Selama karantina, lakukan pergantian air setiap tiga kali sehari.

Velvet (bintik emas)

Penyakit ini ditandai dengan bintik-bintik emas cenderung gelap seperti karat di tubuh ikan cupang. Ikan yang sudah terinfeksi akan cenderung pasif dan malas bergerak, warna tubuh menjadi pucat, sirip menguncup, dan nafsu makan berkurang. Penyebabnya masih sama, yakni kualitas air dan pakan yang tidak terjaga.

Baca Juga:  Teori Dasar Akuaponik yang Perlu Dipahami

Pengendalian penyakit velvet dapat dilakukan dengan mengarantina ikan, ganti air secara menyeluruh, berikan garam ikan, dan tambahkan obat biru atau air rendaman ketapang. Pengobatan dilakukan selama tiga hari.

Pop eye (mata bengkak)

Ikan cupang yang sudah terserang mata bengkak akan kehilangan nafsu makan, gerakan semakin pasif, sirip menguncup, dan warna tubuh perlahan memudar. Kondisi yang semakin parah dapat menyebabkan mata ikan seperti terlihat akan keluar atau menyerupai ikan mas koki. Jika kondisi sudah telanjur parah, penyakit akan lebih sulit disembuhkan.

Pop eye dapat menular sehingga ikan yang sudah terjangkit harus dikarantina dan diberikan antibiotik khusus ikan dan garam ikan. Ganti air setiap tiga hari sekali.