Jenis Tanaman Bunga yang Cantik untuk Dijadikan Bonsai

Pertanianku — Bonsai termasuk seni berkelas yang disukai banyak orang. Tak heran, harga tanaman bonsai terbilang cukup mahal. Seni ini bisa dibuat pada beberapa jenis tanaman, mulai dari tanaman buah, bunga, dan lain-lain. Ada banyak tanaman hias berbunga yang bagus untuk dijadikan bonsai. Berikut ini beberapa tanaman bunga yang sering dijadikan bonsai.

tanaman bonsai
foto: Pixabay

Azalea

Azalea berasal dari Cina dan Jepang, tanaman ini mengeluarkan bunga berwarna merah ungu yang cukup mencolok. Di habitat aslinya, tanaman bunga azalea lebih menyukai daerah pegunungan untuk berbunga lebat. Di Indonesia, tanaman ini biasa ditemui di daerah Puncak dan Bandung.

Bugenvil

Tanaman bugenvil memiliki banyak duri tajam dan runcing. Tanaman yang diduga berasal dari Brazil ini dapat tumbuh di dataran rendah hingga dataran tinggi dengan ketinggian 1.400 m dpl. Daun tanaman berbentuk bulat telur dan eliptis. Bunga tanaman tersusun dalam 1—7 anak payung. Satu payung memiliki 3 bunga. Daun pelindung tanaman berwarna merah cerah, ungu, hingga putih.

Kemuning

Tanaman kemuning sering dimanfaatkan sebagai tanaman pagar untuk memisahkan suatu area di alam bebas. Tanaman kemuning tidak tumbuh terlalu tinggi, hanya sekitar 3—7 m. Daunnya terdiri atas rangkaian 3—8 anak daun, berbentuk elips memanjang atau bulat terbalik. Bunga tanaman terbentuk di dalam rangkaian. Satu rangkaian bunga terdiri atas 1—8 bunga. Bunga kemuning terkenal sangat harum.

Cempaka kuning

Cempaka kuning juga dikenal sebagai kantil. Cempaka kuning berasal dari India dan dapat tumbuh hingga setinggi 15—25 cm. Masyarakat di Pulau Jawa sering memanfaatkan bunga cempaka kuning yang dapat mengeluarkan aroma sangat harum sebagai campuran bunga untuk nyekar (ziarah). Daun tanaman berbentuk bulat telur sedikit bengkok. Bunga tanaman berwarna hijau dan berubah menjadi kelabu cokelat saat sudah tua.

Baca Juga:  Ciri-ciri Tanaman Anthurium Dewasa yang Sehat

Kaca piring

Kacang piring berasal dari Cina dan Jepang. Tanaman ini cukup toleran terhadap dataran tinggi. Di habitat aslinya, tanaman kaca piring merupakan perdu tegak yang dapat tumbuh setinggi 1—2 m. Bunga kaca piring berwarna putih kehijauan bertangkai pendek dan mengeluarkan aroma yang harum.