Jenis Tanaman yang Dapat Ditanam pada Sela Tanaman Karet

Pertanianku — Pada areal perkebunan tanaman karet, sekitar 75 pesen merupakan lahan kosong yang disebut sebagai gawangan. Bagian tersebut dapat digunakan untuk menambah hasil yang mampu didapatkan, terutama ketika tanaman karet masih dalam tahap TBM (tanaman belum menghasilkan). Area gawangan tersebut dapat ditanami tanaman sela karet yang berasal dari berbagai jenis.

tanaman sela karet
foto: Pertanianku

Tanaman pangan

Area gawangan yang dapat digunakan untuk menanam tanaman sela pangan harus berada pada lahan datar dengan kemiringan maksimum 8°, tanah tidak boleh diolah terlalu dalam, dan tanah sudah diberi kapur untuk menaikkan pH menjadi 5,5—6. Pemupukan harus dilakukan tepat waktu dan dosis yang sesuai.

Jenis tanaman pangan yang dapat ditanam pada sela tanaman karet antara lain padi, jagung, kacang tanah, atau kedelai.

Tanaman hortikultura

Tanaman hortikultura yang sudah terbukti dapat tumbuh di sela-sela tanaman karet adalah pisang, pepaya, dan nanas. Selain itu, tanaman hortikultura yang terpantau memiliki prospek yang baik menjadi tanaman sela adalah semangka dan cabai.

Pada dasarnya tanaman hortikultura yang dibudidayakan tidak boleh menimbulkan kerugian bagi tanaman karet dari berbagai aspek, mulai dari kompetisi air dan hara, inang penyakit dan hama, serta pengendalian gulma. Tanaman hortikultura dianggap lebih menguntungkan ditanam di antara tanaman karet jika dibandingkan dengan tanaman pangan.

Tanaman industri

Tanaman industri yang dapat ditanam di antara tanaman karet adalah kopi dan kakao. Pada dasarnya kedua jenis tanaman tersebut memang memerlukan naungan untuk tumbuh sehingga cocok ditanam di kebun karet. Namun, Anda perlu memerhatikan jarak tanam karena kedua jenis tanaman tersebut memiliki tajuk yang cukup lebar.

Anda juga dapat menanam tanaman industri lainnya, seperti nilam, basil, kapulaga, vanili, atau lada.

Baca Juga:  Media Tanam yang Tepat untuk Hidroponik

Tanaman pakan ternak

Saar tanaman karet sudah berumur dua tahun dengan jarak tanam sekitar 6 m × 4 m, area gawangan sudah dapat digunakan untuk menanam pakan ternak seperti rumput gajah, rumput australia, dan rumput benggala. Namun, Anda perlu rutin memberikan pemupukan yang berimbang karena tanaman pakan ternak tersebut cenderung mengganggu persediaan unsur P, K, Mg, dan Ca.