Jenis Ulat yang Disukai Ikan Arwana

Pertanianku — Pakan alami ikan arwana memiliki banyak manfaat. Salah satunya adalah mengandung banyak serat sehingga baik untuk sistem pencernaan arwana. Manfaat lainnya dari pakan alami atau pakan hidup adalah membantu arwana memasuki kondisi kawin dan merangsang masa kawin. Ada banyak jenis hewan yang dapat dijadikan pakan arwana, mulai dari aneka ikan hidup, kelabang, jangkrik, katak, udang, cacing, hingga ulat.

pakan arwana
foto: Pixabay

Terdapat tiga jenis ulat yang biasanya diberikan untuk arwana, yakni ulat hongkong, ulat bambu, dan ulat jerman. Ulat jerman berukuran 5 kali lebih besar dibanding ulat hongkong. Tak heran, ulat ini diberi nama super worm.

Ukuran ulat jerman hampir sama seperti ulat bambu dewasa. Namun, bila dilihat dari segi bentuk fisik, ulat ini lebih mirip dengan ulat hongkong. Kemiripan tersebut terletak pada tubuhnya yang berwarna oranye kecokelatan dan bentuknya yang memanjang dengan kepala dan ekor bulat. Sementara itu, ulat bambu berwarna putih dengan kepala berwarna cokelat kemerahan.

Ketiga jenis ulat ini mampu mempertebal tubuh arwana. Namun, ulat tidak boleh diberikan terlalu banyak karena dapat menyebabkan suhu badan arwana menjadi panas.

Selain itu, permasalahan yang kerap ditimbulkan dari pakan hidup adalah keterbatasan persediaan. Jumlahnya sangat bergantung pada musim. Pakan alami juga bisa menjadi vektor pembawa hama dan penyakit. Oleh karena itu, Anda harus memastikan kualitas ulat yang diberikan. Pastikan ulat tersebut berkualitas dan bersih agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi ikan.

Frekuensi pemberian pakan pada arwana memang bervariasi. Namun, umumnya, arwana dengan ukuran panjang tubuh di atas 35 cm diberi pakan sehari sekali atau dua hari sekali. Pola ini berguna untuk menghindari ikan dari gangguan kesehatan. Untuk arwana berukuran panjang 15–35 cm, diberikan pakan dua kali sehari. Sementara itu, untuk arwana yang panjangnya kurang dari 15 cm, dianjurkan diberikan pakan 3 kali sehari.

Baca Juga:  KKP Kejar Target 2022 dengan Mengakselerasi Dua Program Terobosan

Selain jumlah pakan yang diberikan, Anda juga perlu memperhatikan keanekaragaman pakan. Hindari pemberian satu jenis pakan. Jadi, sebaiknya, tidak memberikan pakan ulat saja dalam jangka waktu yang lama. Anda juga perlu melatih arwana dengan jenis-jenis pakan lainnya.

Hal ini berguna ketika salah satu jenis pakan mengalami kelangkaan sehingga ikan tidak sulit diberikan pakan. Selain itu, pemberian pakan berbagai jenis dapat memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi di dalam tubuh arwana.