Jeruk Daysindo Agrihorti, Varietas Jeruk yang Tahan Lama

Pertanianku— Selama ini jeruk masih menjadi buah primadona bagi masyarakat Indonesia karena rasanya manis, sedikit asam, mengandung banyak air, dan mudah dikonsumsi. Keunggulan jeruk juga terletak pada kandungan vitamin C yang cukup tinggi dan sangat dibutuhkan oleh tubuh. Belum lama ini, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) merilis varietas baru jeruk keprok yang diberi nama jeruk Daysindo Agrihorti.

jeruk daysindo agrihorti
foto: Pixabay

Melansir dari laman litbang.pertanian.go.id, jeruk Daysindo Agrihorti baru dirilis pada 2021 melalui Keputusan Menteri Pertanian Nomor 764/kpts/PV.240/D/11/2021. Daysindo Agrihorti merupakan varietas unggul baru yang berpotensial untuk dikembangkan. Perilisan tersebut merupakan bentuk upaya mensubstitusi jeruk impor.

Varietas unggul baru tersebut diharapkan mampu menarik perhatian petani dan pelaku agribisnis lainnya untuk mengembangkan budidaya jeruk. Tak hanya itu, varietas ini diharapkan juga mampu menarik masyarakat mengonsumsi jeruk Nusantara.

Keunggulan Daysindo Agrihorti terletak pada rasanya yang manis dan segar, kadar kemanisannya mencapai 15–16° brix. Bobot buahnya mencapai 177–280 gram. Daya tahan varietas unggul baru ini mencapai 40–45 hari. Jeruk Daysino Agrihorti termasuk adaptif untuk di dataran tinggi.

Dengan hadirnya Daysindo Agrihorti, masyarakat diharapkan dapat mengembangkan jeruk keprok ini sesuai dengan agroklimatnya. Pasalnya, jeruk menjadi buah konsumsi yang memiliki berbagai manfaat yang dibutuhkan oleh tubuh.

Kandungan vitamin C pada jeruk dilengkapi dengan senyawa flavonoid dan limonin sehingga berkhasiat sebagai antioksidan yang dapat meningkatkan sistem imun tubuh untuk melawan penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas.

Senyawa limonin juga berkhasiat menghambat proses perbanyakan virus HIV, berguna untuk detoksifikasi, antimalaria, antimikroba, dan menurunkan kadar kolesterol

Selain berguna untuk menjaga daya tahan tubuh, khasiat antioksidan jeruk menjaga kesehatan kulit. Kulit akan terhindar dari kerusakan sel-sel kulit yang terjadi akibat serangan radikal bebas. Dengan begitu, proses peremajaan kulit akan terus berlangsung meski seseorang sudah berumur kepala lima.

Baca Juga:  Pestisida Tidak Boleh Digunakan Sembarangan, Ini Cara Tepat Menggunakannya

Serat yang terkandung di dalam jeruk adalah serat tidak larut air, seperti selulosa, hemiselulosa, dan lignin. Namun, ada juga beberapa serat yang larut di dalam air. Serat tersebut bisa memperlambat waktu pengosongan lambung sehingga seseorang merasakan efek kenyang yang lebih lama.